VCT Masters Reykjavik 2022 Knockouts kembali berlanjut pada babak Lower Bracket round 1 yang akan mempertemukan Paper Rex Vs The Guard.
Benkai dkk sebagai satu-satunya harapan dari region APAC dalam ajang VCT Masters kali ini harus menelan kekalahan pahit dari DRX Vision Strikers, Sabtu (16/4) dini hari.
Namun, harus diakui PRX sudah berusaha semaksimal mungkin mengimbangi permainan dari raksasa region Korea tersebut.
- Jadwal VCT Masters Reykjavik 2022 Knockouts dan hasil pertandingan
- Optic Gaming beri tamparan keras pada The Guard dalam ‘Civil War’ VCT Masters Reykjavik 2022
The Guard di lain sisi, harus menelan kekalahan dalam ‘Civil War’ melawan seteru mereka yakni Optic Gaming. ‘The Green Wall’ yang tampil lebih baik berhasil menang 2-1.

Ini akan menjadi ujian bagi Trent dkk mengingat perjalanan mereka di region NA sangatlah mulus melewati semua lawan termasuk Optic.
Lantas, dua raksasa yang diunggulkan juara pada VCT Masters Reykjavik 2022 kali ini berada di tepi jurang perjuangan mereka. Siapa yang akhirnya akan bertahan?
Hadapi The Guard, f0rsakeN dkk akan menghadapi ujian terberat di VCT Masters Reykjavik 2022
Menghadapi The Guard adalah salah satu hal yang mungkin telah dipersiapkan oleh PRX. Sebagai salah satu juara region APAC, mereka adalah harapan terakhir.
Sebelumnya, sekutu mereka yakni ‘Boys Out Of Thailand’ XERXIA harus gugur di tangan pasukan ‘The Green Wall’ Optic Gaming.

f0rsakeN dkk pun terbilang kurang beruntung usai takluk dari raksasa korea DRX Vision Strikers, dan harus menghadapi The Guard.
Pemain yang bernama asli Jason itu pun menyebutkan bahwa ia tidak bermain dengan maksimal saat menghadapi DRX dan kini ia telah siap menyambut The Guard.

“GG. 1-2 DRX, saya tidak bermain baik kemarin. Perjalanan lower bracket aku datang!,” ujarnya.
Di sisi lawan, pelatih dari tim The Guard Matthew “MCE” Elmore pun mengungkapkan rasa kecewa namun ia telah belajar banyak dari kekalahan.

Ia pun menambahkan, timnya akan menampilkan permainan yang lebih baik dan sebagai pelatih ia tetap bangga akan usaha anak-anaknya.
“(Hasil pertandingan) yang tragis. Menang atau kau harus belajar. Sayangnya kami harus belajar hari ini. Kami akan kembali lebih kuat selanjutnya, maaf untuk semua penggemar. Bangga kepada kalian (The Guard) hari ini,” ujarnya.
WOW! Dua tekad yang sangat besar sekali dari kedua tim ini, keduanya siap untuk membalaskan kekalahan mereka dan bergerak maju.

Memegang harapan region APAC di bahu mereka saat ini tentu menjadi beban tersendiri bagi Paper Rex saat ini. Akankah ada keajaiban tercipta nantinya?
Lantas sebagai tim unggulan juara, apakah kekalahan dari ‘civil war’ sebelumnya akan memberi motivasi besar bagi The Guard? Kita tunggu saja!
BACA JUGA : Prize pool VCT Stage 1 Masters Reykjavik 2022 dan distribusi hadiah