Optic Gaming merupakan salah satu finalis yang ada di babak Knockouts VCT Masters Reykjavik 2022 sebagai satu-satunya perwakilan region NA.

Sekutunya, The Guard terlebih dahulu gugur di tangan penguasa APAC yakni Paper Rex. f0rsakeN dkk berhasil melumat sang unggulan juara.

Sebagai salah satu tim yang terlebih dahulu berpengalaman (ex-Team Envy) tentu Optic memiliki nilai jual tersendiri yang membedakan dari tim lainnya.



Komposisi pemain yang diisi oleh perpaduan jiwa veteran + muda berbakat juga menjadi salah satu sorotan khusus bagaimana Optic bisa bermain optimal.

VCT Masters Reykjavik 2022
Optic Victor | Kredit: Valorant Esports (Instagram)

Lantas, apa hal yang lebih menjadi kunci kesuksesan performa mereka di VCT Masters Reykjavik 2022 kali ini? Adakah sesuatu yang lebih spesial?


Adaptasi dan belajar dari kesalahan adalah kunci sukses Optic Gaming di VCT Masters Reykjavik 2022

Untuk membahas mengenai kunci sukses perjalanan baik Optic Gaming di VCT Masters Reykjavik 2022, kami telah terhubung dengan Albert “frostmisty” Giovanni.

VCT 2022 Masters Reykjavik Group Stage
Albert “frostmisty” Giovanni | Kredit: Frostmisty (Instagram)

Sebagai seorang caster VCT, tentu frostmisty mengenal betul bagaimana perjalanan Optic Gaming bahkan jauh ketika masih bernama Team Envy.

Perjalanan Optic tidaklah mudah di VCT Masters Reykjavik 2022, mereka terlebih dahulu tersandung usai kekalahan melawan XERXIA.

VCT Masters Reykjavik 2022
XERXIA Crws | Kredit: XERXIA (Instagram)

Namun, kesalahan itu membuktikan mereka belajar banyak dan beradaptasi sehingga mereka tidak lagi mengulang kesalahan yang sama.

Hal itu lah yang menjadi keunggulan mereka sebagai sebuah tim, bangkit dari kegagalan dan beradaptasi. Begitu pula menurut frostmisty.



“Optic memang kelihatan goyah di awal-awal saat melawan XERXIA. Namun, mereka sebagai sebuah tim yang berpengalaman tentu cepat beradaptasi dan mau belajar dari kesalahan,” ujarnya.

Bukti mereka telah beradaptasi dan juga belajar dari kesalahan ada pada saat mereka memulangkan KRU Esports, kemudian juga XERXIA.

VCT Masters Reykjavik 2022
Optic Gaming | Kredit: Valorant Esports (Instagram)

Bagaimana sebuah tim yang sebelumnya mengabaikan kesalahan-kesalahan kecil berhasil mengubah kelemahan menjadi sebuah kelebihan/kekuatan.

Itu juga yang mereka lakukan saat menghadapi The Guard, 2 kali kalah di babak Playoff region NA pada babak BO 3 dan BO 5, berhasil di balaskan di upper Masters.

Optic berhasi mengamankan kemenangan mereka 2-1 atas The Guard, dan terus melaju ke tahap berikutnya.

VCT Masters Reykjavik 2022
The Guard | Kredit: The Guard (Twitter)

“Begitu juga saat mereka menghadapi The Guard di region NA, mereka kalah 2x (1 bo3 , 1 bo 5) namun saat rematch di playoff adalah bukti (mereka belajar dari kesalahan),” pungkasnya.


Well, kita lihat saja nanti ya teman-teman bagaimana perjalanan ‘The Green Wall’ selanjutnya yang akan berhadapan dengan raksasa Korea DRX Vision Strikers, (18/4).

DRX Vision Strikers
DRX Vision Strikers | Kredit: DRX VS (Instagram)

Semoga hasil baik dan pembelajaran yang telah diraih oleh Optic Gaming dapat menjadi modal baik yang akan mengantarkan mereka menjadi juara selanjutnya.

BACA JUGA : Optic Gaming beri tamparan keras pada The Guard dalam ‘Civil War’ VCT Masters Reykjavik 2022