VCT Masters Reykjavik 2022 Group Stage sebagai rangkaian dari VCT Masters Tournament akan dimulai pada hari ini, Minggu (10/4) mengikuti waktu setempat (Islandia).

8 dari 12 tim yang terbagi kedalam 2 Grup akan bersaing untuk memperebutkan tempat menuju babak Knockouts VCT Masters dimana 4 tim teratas sudah menunggu di sana.

Beberapa tim yang sudah dipastikan lolos menunggu di babak Knockouts antara lain: Paper Rex sebagai juara region APAC, The Guard juara region NA, G2 Esports sebagai juara region EMEA, dan LOUD juara region BR.



Lantas, bagaimana kah kekuatan masing-masing tim yang ada di Grup A VCT Masters Reykjavik 2022 kali ini? Siapa yang akan diunggulkan?

Lebih jauh, ONE Esports kali ini akan memberikan sedikit ulasan mengenai peta kekuatan daripada masing-masing tim yang ada di Grup A VCT Masters Reykjavik 2022. Check this one out.


VCT Masters Reykjavik 2022 Group Stage: Apakah FNATIC atau DRX yang akan mendominasi Grup A?

Untuk membahas mengenai kekuatan dan kekurangan masing-masing tim yang ada di Grup A VCT Masters Reykjavik 2022 Group Stage, kami sudah terhubung dengan Albert “Frostmisty”.

VCT 2022 Masters Reykjavik Group Stage
Kredit: Frostmisty (Instagram)

Frostmisty yang sebelumnya adalah salah satu ex-player Valorant RRQ Endeavour yang juga merupakan legenda FPS Indonesia kini aktif menjadi caster dalam turnamen VCT.

Grup A terdiri atas beberapa nama-nama populer seperti FNATIC dari region EMEA, Ninjas In Pyjamas dari region LATAM Vs BR, DRX dari region Korea dan ZETA Division dari region Jepang.

Tanpa ragu, Frostmisty pun menyebutkan bahwa FNATIC lebih unggul di atas kertas dibandingkan pesaing lainnya yang ada di grup A.

“Buat grup A kalau di atas kertas dengan mudah bisa kebilang FNATIC ya atau DRX yang bakal melaju (unggul) karena kedua tim tersebut selalu menghadirkan kejutan di setiap turnamen,” ujarnya.

Di mata frostmisty, FNATIC dan DRX memiliki keunggulan tersendiri mulai dari strategi hingga inovasi di dalam permainan (gameplay).

“Mereka (FNATIC dan DRX) itu selalu bisa menghadirkan, sesuatu sgtrategi baru dan inovasi (gameplay) yang berbeda di setiap turnamen,” sambungnya.

Di lain sisi, ia pun menyebutkan apa yang menjadi kekurangan dari tim Ninjas In Pyjamas dan juga tim ZETA Division sehingga kurang diunggulkan.

“Kalau kita melihat NiP itu ya, bagi saya mereka adalah tim yang terbilang baru dalam ajang ini dan juga di scene lalu tim dari jepang (ZETA Division) tidak terlalu mengesankan karena mereka selalu gagal dalam 2x pertandingan internasional di tahun 2021 kemarin,” pungkasnya.

Maka sudah cukup jelas ya teman-teman, tampaknya FNATIC juga DRX dianggap unggul oleh sosok Albert “frostmisty” sebagai caster VCT. Apa kalian setuju dengan insight yang diberikan?

Atau mungkin prediksi seorang frostmisty bisa saja salah dan nantinya Grup A akan berjalan dengan penuh kejutan? Kita tunggu saja ya!

BACA JUGA : Peresmian Persija Esports: Dari Jakarta siap mengguncang dunia!