Agent Deadlock Valorant saat ini menjadi agent terbaru dengan angka perminatan terkecil dibanding dengan agent baru lainnya seperti Gekko hingga Iso.

Agent wanita asal Norwegia ini, dinilai kurang efektif. Terlebih, sosok sentinels di dalam tim sangat penting. Popularitasnya masih kalah jauh dibandingkan pilihan agent lainnya masih lebih optimal.

Tentunya, Riot Games perlu meningkatkan kegunaan dari agent Deadlock Valorant karena dilihat dari segi utility, Deadlock layak diperhitungkan.

Namun, fakta berbicara bahwa Deadlock belum menarik perhatian. Kini, perubahan di patch terbaru semoga bisa memberi dampak.

PANDUAN BERMAIN LAINNYA
Trik bermain Raze Valorant terbaik ala PRX Jinggg, buat musuh terkejut!
Valorant crosshair codes terbaik ala pro player hingga juara dunia!
Tips bermain Cypher Valorant terbaik ala Liquid nAts, juara eropa

Buff agent Deadlock Valorant di patch terbaru 7.10, akankah jadi META baru?

Agent Deadlock Valorant, Agent Valorant Terbaru, Valorant
Kredit: Riot Games

Pada patch Valorant terbaru 7.10 beberapa hari yang lalu, setidaknya ada beberapa agent yang mendapat buff atau adjustment dari Riot Games.

Selain Deadlock, ada Reyna, Jett dan Fade yang disesuaikan. Namun, agent Deadlock lebih difokuskan pada patch ini.

Perubahan pada agent Deadlock Valorant kali ini, terletak pada utility miliknya, GravNet yang seharusnya bisa lebih menjerat dan mematikan lawan.

Deadlock’s GravNet | Kredit: Riot Games

Berikut adalah detail perubahannya:

  • Musuh yang tertangkap GravNet akan mendapat debuff untuk waktu yang tidak dapat ditentukan sampai mereka melepaskannya.
  • Musuh yang tertangkap GravNet akan terkena efek gravity dan pengurangan mobilitas (contoh: Grav Net bisa mengurangi jarak Tailwind (E) milik Jett).
  • Durasi skill GravNet bertambah dari 0,85detik >>> 1,5detik.
  • Radius jarak GravNet bertambah dari 6meter >>> 8meter.

Caster Valorant, Daffa “Davee” Rizky menilai bahwa perubahan terhadap Deadlock menjadi solusi yang tepat namun belum optimal.

“Solusi yang tepat? Iya. Tapi sangat amat disayangkan buff-nya belum begitu optimal, apalagi untuk masuk ke dalam META menurut saya masih jauh,” ucap Davee kepada ONE Esports.

Davee menambahkan, setidaknya selain GravNet masih ada utility Deadlock yang perlu mendapatkan rework seperti Sonic Sensor hingga Annihilator.

“Menurut saya perubahannya optimal, tapi belum membuat Deadlock ini bekerja layaknya sentinel. Jika Sonic Sensor-nya berubah seperti sistem yang dimiliki trapwire, 100% saya yakin Deadlock naik tier jadi agent tingkat S,” tambah dia.

“Sonic Sensor, dan ultimate-nya. Sonic Sensor terlalu mudah untuk dilewati, dan diambil timing-nya dan ultimate-nya terlalu sulit untuk mendapatkan target karena harus dipantulkan terlebih dahulu,” pungkas Davee.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : BOOM Esports juara Predator League Indonesia, rebut tiket menuju tingkat APAC