BOOM Esports, wakil Indonesia di VCT Ascension Pacific 2023 akhirnya sukses menjaga asa menuju ke babak playoff usai menumbangkan tim tuan rumah, XERXIA, Senin (3/7) malam.
Kemenangan BOOM Esports dengan skor 2 – 1 memastikan The Beasts aman dari jurang klasemen yang sudah membayangi mereka usai takluk di tangan NAOS Esports. Hasrat merebut tiket menuju ke VCT 2024 Pacific menjadi motivasi utama.
Di bawah komando Michael “Severine” Winata, BOOM Esports menunjukkan performa yang berbeda pada laga ‘do or die’ mereka di VCT Ascension Pacific 2023.

Kalah bukanlah solusi, BOOM Esports tak boleh membiarkan tim tuan rumah merenggut harapan dan mimpi mereka untuk menembus Franchise League.
BOOM Esports stay alive! Kemenangan atas XERXIA memberi satu harapan baru bagi The Beasts

Bermain dalam 3 map, BOOM Esports melakukan ban pada map Fracture dan Bind. XERXIA, di sisi lain mereka melakukan ban pada Haven dan Pearl.
Kedua tim akhirnya bermain di Lotus sebagai map pilihan XERXIA, Split sebagai map pilihan dari BOOM dan terakhir, Ascent menjadi penentu bagi mereka.
Walau tertinggal usai kalah dari eco round pada game 1, BOOM Esports mampu mengejar selisih poin dari XERXIA. BerserX tampil gemilang dan The Beasts menutup first half dengan skor 8 – 4 dan segera memulai second half.
- Kenali voice line agent Valorant, para pemula harus tahu!
- Pilihan agent terbaik untuk mode Team Deathmatch Valorant
Bertukar nasib, BOOM sukses mengamankan eco round second half dan memperbesar keunggulan hingga 10 – 4. Dalam kondisi full buy, lagi dan lagi setup XERXIA dipatahkan oleh BerserX yang begitu menggila.
Sayang, XERXIA berhasil menumbangkan BOOM walau dengan keadaan ekonomi yang tipis, memberi poin tambahan. Kembali mendapatkan full buy, XERXIA kali ini gagal melakukan defuse spike, menambah poin bagi BOOM.

Akhirnya, 3v5 situation antara BOOM dan XERXIA sukses ditutup oleh The Beasts di mana Famouz serta Shiro menutup permainan dengan skor 13 – 5.
Memasuki map pilihan BOOM, Split, The Beasts kembali teringgal dari eco round. Seperti di game 1, The Beasts perlahan mengimbangi pola permainan lawan.
Terbukti, pada round ke-8, Famouz sukses menciptakan clutch 1v4 membuka harapan bagi BOOM untuk bisa mengejar keunggulan dari ROLEX dkk.
Sayangnya, berbagai setup BOOM sukses dipatahkan oleh XERXIA alhasil mereka menutup first half dengan skor 7 – 5. BOOM sukses membalas eco round second half mencoba untuk memperkecil selisih poin mereka.
Sayangnya, buy round yang didapatkan oleh BOOM tidak dimanfaatkan dengan baik. Alhasil XERXIA memperbesar keunggulan mereka. The Beasts dibuat kelimpungan, ROLEX dkk mendominasi game ke-2.

Severine tersisa seorang diri di round ke-19 menghadapi 3 pemain XERXIA. Tak berdaya, ia langsung dihabisi aLerT menutup game ke-2 dengan skor 13 – 6.
Bermain di Ascent, kedua tim bersaing dengan sengit di awal permainan. BOOM Esports, memberi XERXIA performa yang jauh lebih unggul.
Berbagai setup dari XERXIA sukses dipatahkan, alhasil The Beasts mampu menutup first half dengan skor yang cukup jauh 9 – 3. Memasuki second half, The Beasts sempat dibuat kelimpungan oleh ROLEX dkk, sukses menambah poin.

Serangan ke arah site A terus digencarkan oleh The Beasts, mampu mengoyak pertahanan dari XERXIA di round yang cukup krusial bagi BOOM. Unggul hingga poin ke-12, XERXIA masih memberi BOOM perlawanan yang sengit.
Sebenarnya The Beasts mampu menutup permainan di round ke-20. Sayangnya, pada posisi 3v2 situation tak mampu dimanfaatkan dengan baik, di mana Xze sukses melakukan retake dan clutch terhadap tiga pemain BOOM yang tersisa.
The Beasts akhirnya memutuskan untuk menggunakan seluruh kekuatan ekonomi yang ada dengan force buy ditambah Blade Storm di tangan Famouz. Trade kill terjadi, Severine sukses melumpuhkan aLerT dan Famouz menumbangkan LBY.
Xze menyeimbangkan permainan dengan menumbangkan blazek1ng. Akan tetapi, spike sukses dipasang membuat XERXIA memiliki fokus yang bercabang. BerserX mendapatkan Operator milik aLerT, berhasil menumbangkan Xze.
Trade terjadi di mana Siraphop menumbangkan Famouz dan Severine mendapatkan ROLEX. Pemain yang tersisa, Siraphop dieliminasi oleh Severine. Kemenangan sukses diraih BOOM Esports dan menutup map ke-3 dengan skor 13 – 8.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal VCT Ascension Pacific 2023, format, hasil dan cara menonton