BOOM Esports dan Persija Esports tampaknya memulai babak Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger dengan kurang baik.
Pasalnya, dua tim kebanggaan Indonesia itu sama-sama terjerembab ke lower bracket usai menelan kekalahan dari tim-tim perwakilan Thailand.
Hal ini tentu menyeramkan, harapan Indonesia hanya tersisa pada kedua tim tersebut namun saat ini keduanya malah berada pada posisi yang sama-sama terancam.
- Jadwal Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger dan hasil pertandingan
- Daftar tim peserta VCT APAC Stage 1 Challengers Playoffs – Dukung BOOM Esports dan Persija Esports!
Lebih jauh, kali ini ONE Esports akan mengajak kalian semua untuk mengulas kembali babak Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger. Yuk kita simak selengkapnya.
BOOM Esports dan Persija Esports ada di lower bracket: Harapan Indonesia tembus VCT Masters Reykjavik menipis?
Babak Knockouts VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger dimulai dengan pertandingan antara Persija Esports dan juga FULL SENSE tim asal Thailand.
Sebagai tim yang baru bertemu pertama kali, Persija awalnya cukup bisa mengimbangi permainan dan kekuatan FULL SENSE.
Namun, keunggulan yang dimiliki oleh JohnOlsen dkk tampaknya begitu mendominasi pertandingan sehingga Persija harus takluk 10-13 di map Haven.
Beranjak dari kekalahan di map pertama, di map kedua pun Persija masih berusaha untuk bisa mengimbangi permainan dari FULL SENSE.
Permainan pun semakin sengit di pertengahan hingga ke akhir, namun sekali lagi para pasukan The Jak tampak kurang beruntung harus mengakui keunggulan dari pasukan negeri Gajah Putih tersebut. FULL SENSE menang 13-11 atas Persija di map Bind.
Di hari yang sama, BOOM Esports berhadapan dengan XERXIA. BOOM yang membawa misi penting untuk membalas dendam ONIC G kepada pasukan negeri Gajah Putih tersebut tampak sirna.
Pasalnya, di map pertama XERXIA begitu mendominasi. Bahkan BOOM bisa dibilang sangat underperform di map pertama, XERXIA menang mudah 13-5 di map Bind.
Berlanjut ke map kedua, permainan BOOM masih tampak lebih baik dari sebelumnya. Walaupun ada kejar-kejaran skor terjadi, tim XERXIA masih tetap mempertahankan keunggulan mereka.
Kendati sudah mengerahkan usaha sebaik mungkin untuk bisa mengejar ketertinggalan, BOOM harus mengakui kekalahan dari XERXIA 14-12 di map Fracture.
Kekalahan BOOM dan Persija sungguh menjadi malapetaka bagi Indonesia, kedua tim sebagai sisa harapan untuk melaju ke VCT 2022 Masters Reykjavik pun harus angkat senjata untuk saling bunuh di lower bracket.
Walaupun mereka bisa melewati pertandingan lower bracket pertama melawan Made In Thailand (MiTH) dan juga South Built Esports, perjalanan mereka tidaklah mudah.
Bahkan di round berikutnya, mereka berpeluang untuk bertemu kembali dengan tim Thailand yakni FULL SENSE dan juga XERXIA jika mereka harus terjerembab dari babak Semi Final Upper Bracket.
Namun. selalu ada kemungkinan mereka untuk bisa menumpas tim-tim asal negeri Gajah Putih tersebut. Akan tetapi, di babak selanjutnya mereka akan angkat pedang untuk berhadapan satu sama lain.
Sungguh situasi yang dilematis, inilah pertempuran dimana harus ada yang menang dan ada yang kalah.
Apapun yang terjadi semoga nantinya akan ada keajaiban bagi tim-tim asal Indonesia. BOOM dan Persija harus bisa membuktikan bahwa Indonesia punya kualitas untuk bisa menembus VCT Masters Reykjavik.
Ikuti terus ONE Esports di Instagram untuk berbagai berita, perkembangan turnamen, highlight pertandingan, tips dan trick serta berbagai konten Valorant menarik lainnya.
BACA JUGA : ONIC G gugur dari VCT 2022 APAC Stage 1 Challenger, manajemen: “kami siap berbenah diri!”