BOOM Esports menjalani laga perdana mereka di babak playoff VCT Ascension Pacific 2023 melawan tim Bonkers asal Australia, Jumat (7/7).

Walau sempat tertatih di babak Group Stage, api semangat BOOM Esports tak surut. Mereka sanggup menghentikan langkah tim tuan rumah, XERXIA dalam laga penentuan di Grup A beberapa hari yang lalu.

Bonkers, di lain sisi merupakan tim kuda hitam yang tak bisa diremehkan. Mereka berhasil membungkam tim favorit dalam turnamen ini, Dplus KIA. Mereka juga mampu menghadang sejumlah tim demi memastikan langkah menuju babak playoff.

Bermain dalam format single elimination bracket menjadi pertaruhan besar bagi kedua tim, BOOM Esports juga Bonkers. Siapapun yang lengah dan tak mampu bertahan, dipastikan angkat kaki dan mengubur mimpi menuju VCT 2024 Pacific.


BOOM Esports redam kekuatan Bonkers, amankan tiket ke semi final VCT Ascension Pacific 2023

BOOM Esports, VCT Ascension Pacific 2023, VCT 2023, Valorant
Kredit: Riot Games

Bermain dalam mode Best of 5 Series, BOOM Esports dan Bonkers memilih beberapa map seperti Haven, Pearl dan Lotus terakhir sebagai penentu. Dari segi statistik, masing-masing map pilihan mereka adalah map terbaik selama babak Group Stage.

Selama 3 round pertama, BOOM berhasil membuat Bonkers tertinggal. Setup cepat Bonkers di round ke-4 akhirnya menjadi celah bagi The Beasts. Trade terjadi, namun sayang Bonkers unggul dengan jumlah pemain membawa poin pertama bagi mereka.



Kecolongan satu poin bukan masalah besar bagi BOOM. The Beasts berhasil menampilkan kekuatan mereka dan membuat Bonkers kewalahan. Menuju akhir first-half, Bonkers mampu menambah pundi-pundi poin mereka.

Gagal di eco-round pada second-half tak membuat BOOM gigit jari. Blazek1ng mendapatkan entry kill pembuka atas Bonkers disambung 3 kill dari Marshall didapatkan oleh Famouz. Tersisa seorang diri, pemain terakhir Bonkers WAT gagal melakukan saving.

Kedua tim bertukar round di dua round berikutnya. Pada round penentu, BOOM berhasil melakukan setup cepat ke arah site C. 4v3 situation, trade cepat terjadi dalam proses retake yang coba dilakukan oleh Bonkers namun, dua kill dari BerserX menutup kemenangan bagi The Beasts.


Bermain di map kedua, Pearl, BOOM berhasil memimpin keunggulan di awal permainan. Namun, Bonkers berhasil mematahkan berbagai setup dari BOOM pada beberapa round berikutnya. Kedudukan 5-5 masih memberi Bonkers api untuk melawan.

Kedua tim bersaing sengit di mid-game di mana mereka berbagi poin. Kedudukan yang berimbang masih berlanjut hingga round ke-20 membuat match kian sengit bagi BOOM. Beberapa fake strat dari Severine dkk cukup ampuh.

Walau match point sukses digenggam, Bonkers masih bisa melawan. Pada round penentu, Bonkers terjebak di arah long B membuat BOOM dengan mudah melumat mereka semua. Minimise tersisa, sukses dihabisi oleh Severine.

Severine, BOOM Severine, BOOM Esports, VCT Ascension Pacific 2023, VCT 2023, Valorant
Kredit: Riot Games

Pada interview pasca laga, Blazek1ng mengungkap kunci sukses The Beasts pada match pembuka mereka di babak playoff VCT Ascension Pacific 2023. Menurutnya, cara mereka berlatih menjadi kunci penting di babak playoff.

Blazek1ng, BOOM Blazek1ng, BOOM Esports, VCT Challengers Indonesia Split 2, Valorant
Kredit: Valorant Esports Indonesia

“Simpel ya, kami hanya perlu adaptasi sama kondisi stage dan kondisi LAN. Kalau misalnya kami main game kami sendiri di stage maupun di Group Stage atau Playoff sesuai dengan latihan kami ya hasilnya harusnya seperti ini. Cuma kemarin kepleset (di group stage) itu unlucky saja,” ucap Blazek1ng kepada seluruh panel Analyst.

Dengan kemenangan atas Bonkers, BOOM Esports akan melangkah ke babak semi-final dan bertemu tim Bleed Esports sebagai wakil MYSG, Sabtu (8/7).

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal VCT Ascension Pacific 2023, format, hasil dan cara menonton