Berikut adalah deretan agent Controller terbaik untuk bermain di map Valorant, Lotus.

Dengan penambahan Lotus sebagai map terbaru di Valorant, tentu masing-masing pemain harus bisa mencari racikan terbaik terkait agent Controller terbaik yang akan mereka gunakan.

Controller berfungsi untuk mencegah musuh melakukan serangan tiba-tiba kepada tim kita. Tindakan penting seperti Smoke, Stun hingga Slow menjadi keahlian utama yang dimiliki oleh Controller di dalam permainan.

Mengambil tema unik berlatar di India, Lotus dirancang terinspirasi dari sebuah seri film terbaik, Indiana Jones. Sebagai salah satu film terbaik bertema petualangan dan misteri, Lotus memiliki berbagai misteri serta berbagai spot-spot menarik dan eksentrik.

Berbagai jalur menyimpan patahan-patahan serta belokan yang dihiasi tema-tema kuil kuno yang unik, Lotus adalah map yang menawarkan berbagai opsi menarik bagi attackers atau defenders untuk bebas bergerak ke mana pun.

BERBAGAI TUTORIAL VALORANT LAINNYA:
Perubahan map Split Valorant 2023 yang perlu dipahami para pemain
Mengenal berbagai sebutan spot di map baru Valorant, Lotus
Deretan crosshair setting Valorant pemain pro di dunia
Mengenal mode baru Valorant, Swiftplay pada patch terbaru 5.12
Update Valorant terbaru bawa perubahan besar di akhir tahun 2022

Ingin mengetahui deretan agent controller terbaik di map Valorant, Lotus? Simak penjelasan berikut ini.


Deretan agent controller terbaik di map Lotus

1. Astra

Valorant Astra Key Art
Kredit: Riot Games

Dengan tiga site di map Lotus, kemampuan Astra untuk melemparkan smoke dalam cakupan yang lebih luas akan menjadi lebih mudah. Khususnya untuk tim-tim yang lebih mengandalkan strategi default.

Misalnya, Astra dapat bermain di C Mound ketika menyerang, atau membantu rekannya mengambil alih A main dengan sebuah Nebula Smoke. A main memberikan banyak opsi pandangan bagi snipers serta menghalau serangan musuh agar tim bisa mengambil spot.

Ketika bertahan, Astra dapat memanfaatkan berbagai sudut map yang mengarah ke B Site, menghalau atau memperlambat jalur gerak musuh dengan menempatkan Gravity Well atau Nova Pulse.


2. Omen

Salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki oleh Omen adalah Dark Cover Smokes. Dia dapat memberikan smoke di area A main beberapa kali atau berpindah ke belakang A Rubble untuk menghalau tekanan dari pihak defenders.

Agent valorant tier S - Omen
Kredit: Riot Games

Selain itu, Paranoia Flash miliknya juga bisa menjadi satu hal yang berguna di bagian revolving door dan memberikan perlindungan bagi tim yang akan melakukan serangan.

Namun di luar itu semua, area site B dan C bisa menjadi kekuatan dari utility Paranoia Flash dan membuat musuh tak mudah menghindar.


3. Harbor

Agent Harbor memiliki beberapa kemampuan menghalau pandangan musuh dan memberikan akses untuk tim melakukan penyerangan dengan High Tide dan Cascade.

Handal dalam role sebagai penyerang, Harbor dapat memanfaatkan High Tide dalam beberapa kali kesempatan. Apalagi High Tide bisa dikendalikan dan dipakai untuk area. Berbeda dengan skill yang dimiliki oleh Viper, Toxic Screen.

Agent Valorant terbaru, Harbor, Valorant
Kredit: Riot Games

Kemampuan Harbor menjadi bukti kalau ia adalah salah satu agent yang cukup fleksibel. Namun, ia memiliki keterbatasan dalam bertahan. Kemampuan miliknya masih dapat digunakan ketika bermain sebagai defender (pemain bertahan).


4. Brimstone

Agent controller terbaik
Brimstone | Kredit: Riot Games

Brimstone mungkin menjadi salah satu controller yang kurang disarankan di map Lotus. Dengan hanya tiga Sky Smokes miliknya, Brim harus menjaga timnya untuk bisa mengendalikan map dengan tindakan yang relatif cepat.

Sayang, Sky Smokes ini bersifat un-rechargable atau tidak dapat digunakan berulang. Jika rencana kita tidak berjalan mulus, maka Sky Smokes ini akan mengalami jeda.

Dengan kekurangan tersebut, Brim tentu jauh berbeda dibanding Astra. Astra dapat bergerak dengan leluasa sedangkan Brimstone harus mengatur posisi di mana saja Smoke harus diberikan.


5. Viper

Viper adalah salah satu agent yang lebih cocok dipakai untuk map yang lebar dan terbuka seperti Breeze sejak Toxic Screen wall miliknya sangat bermanfaat.

Namun tidak untuk Lotus. Terkait besaran mapnya, masing-masing site cukup tertutup dan site tersebut relatif kecil.

Viper - Valorant
Viper | Kredit: Riot Games

Ketika bertahan, Toxic Scree dapat digunakan untuk menutupi berbagai jalur. Ketika berdiri di B site, Viper dapat menghalau area A main dan B Site. Poison Cloud Smoke milknya juga bisa diletakkan di C main dan membuka satu jalur smoke yang bisa menahan laju musuh.

Namun ketika menyerang, Viper cukup tricky. Ukuran site Lotus yang relatif kecil membuktikan jika Toxic Screen tidak bisa berlaku lebih efektif dibanding Smoke Dome.

BACA JUGA : VCT Challengers Indonesia Split 1: Jadwal, hasil pertandingan dan cara menonton