Pakistan kembali menunjukkan diri sebagai salah satu negara pemilik talenta besar dalam fighting game, terutama Tekken 7. Hal ini disebabkan oleh munculnya dua nama besar player dari game asal Jepang itu.

Meski berasal dari Jepang, game Tekken lebih populer di Korea Selatan. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya player papan atas dunia di game tersebut yang berasal dari Negeri Gengseng tersebut.

Nama-nama seperti Bae “Knee” Jae-min, Yoon “Lowhigh” Sun-woong, Kim “JDCR” Hyun-jin, Jeong “Rangchu” Hyeon-ho, hingga Lim “Ulsan” Soo-hoon yang menguasai daftar 10 besar Tekken World Tour saat ini menjadi bukti otentiknya.

Namun, para pemain Korea Selatan kini harus mulai mewaspadai para pemain dari Pakistan. Meski terbilang baru, tetapi hal ini hal ini harus ditanggapi dengan serius.

Bagaimana tidak, setelah Arslan “Arslah Ash” Siddique yang berasal dari Pakistan mulai mencuat dalam beberapa turnamen terakhir hingga sukses menjuarai EVO 2019, kini muncul nama lain dari negara yang menjadi rumah bagi peradaban kuno Mohenjo-Daro itu.

Arslan Ash

Sosok tersebut adalah Awais “Awais Honey” Parvez setelah secara mengejutkan sukses menjuarai FV Cup di Malaysia.

Awais Honey yang tampil di FV Cup dengan status “unknown player” itu sukses menjadi juara setelah mengalahkan pemimpin klasemen Tekken World Tour saat ini, Knee.

Bahkan dalam merebut gelar tersebut dari tangan Knee, Awais Honey sukses meraih dua perfect yang salah satunya terjadi pada game terakhir.

Dengan kemenangan di FV Cup Malaysia ini, Awais Honey berhak atas uang tunai US$ 500 dan 150 Tekken point yang menempatkan dirinya di urutan ke-61 pada papan peringkat Tekken World Tour.

Event Tekken World Tour berikutnya adalah Summer Jam di Essington, Pennsylvania, Amerika Serikat, yang akan berlangsung dari 30 Agustus hingga 1 September 2019.

Menarik untuk dinantikan kiprah selanjutnya dari Awais Honey dan Arslan Ash atau mungkin kemunculan talenta baru dari Pakistan lainnya.