Player asal Pakistan yang kini tengah menjadi sorotan di dunia persilatan Tekken 7 dunia, Arslan “Arslan Ash” Siddique, kini telah mencapai level baru dalam kesuksesanya dengan meraih gelar juara di Evolution Championship Series (EVO) 2019 di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (4/8/2019).
Arslan Ash yang merupakan debutan di ajang EVO, meski pernah tampil di Evolution Championship Series: Japan 2019 pada Fabruari lalu, langsung berhasil meraih gelar juara Tekken 7.
Di partai grand final, Arslan Ash mampu mengalahkan salah satu dewa fighting game tersebut dari Korea Selatan, Bae “Knee” Jae-min, di grand final dengan skor 3-2.
Bahkan sebelum meraih kemenangan di pertandingan tersebut, Arslan Ash sudah mengalahkan Knee dalam perjalanannya menuju grand final, meski sang lawan mampu bangkit dari lower bracket untuk tampil di grand final.
Hebatnya lagi, Arslan Ash berhasil menyabet gelar juara tersebut tanpa pernah sekalipun mengalami kekalahan sepanjang gelaran EVO 2019.
Pada partai grand final, Knee memilih menggunakan karakter Kazuya sebagai counter pick setelah Ashlan Ash memilih karakter Kazumi.
Meskipun Arslan Ash berhasil memenangi putaran pertama, Knee langsung mampu merespons dengan merebut putaran kedua. Pertarungan ketat pun terjadi hingga laga memasuki ronde ketiga atau penentuan.
Di ronde ketiga, Arslan Ash yang kembali mengandalkan tendangan rendah gagal diblok oleh Knee. Dengan HP yang lebih besar, Arslan Ash memilih melakukan perjudian dengan melancarkan serangan yang sukses membuat Knee hampir mati.
Dengan tidak adanya pilihan lain, Knee langung melancarkan EWGF, tetapi Arslan dengan cekatan sukses menghindarinya dan melayangkan jab combo cepat untuk mengakhiri pertandingan.
Performa hebat yang ditampilkan Arslan Ash di EVO Japan 2019 dan EVO 2019 ini tanpa pernah merasakan kekalahan semakin mempertegas statusnya sebagai pemain Teken 7 terbaik dunia saat ini.
Kemenangan ini pun membuat Arslan Ash berlinang air mata dan melakukan sujud syukur di panggung EVO 2019.
Kemenangan itu pun membuat Arslan Ash berhak atas hadiah uang US$14.000 atau sekitar Rp200 juta dan 550 poin Tekken World Tour (TWT) yang melambungkan namanya ke posisi empat dalam klasemen.