Perkembangan pesat esports di dunia dan Indonesia telah terbukti berhasil menarik minat banyak pihak untuk membentuk tim hingga organisasi dari olahraga elektronik itu. Bali yang menjadi salah satu tanah lahirnya bakat-bakat esports Indonesia, kini kehadiran pendatang baru yang siap meramaikan persaingan di Tanah Air.

Pendatang baru tersebut bernama We Are Lio (WAL) Esports yang didirikan oleh salah satu pengusaha dan penggiat game Bali, Rendy Christian Timoty. Organisasi baru ini tercipta dari komunitas game yang ada di Bali.

Bermodalkan mimpi, tekad, dan kepercayaan diri untuk membentuk organisasi esports dari komunitas gamer yang ada di Bali dengan rasa kekeluargaan, maka Rendy pun secara resmi mendirikan WAL Esports pada 10 September 2019 yang kini telah memiliki enam divisi berbeda, yaitu:

  1. Player Unknown’s Battle Grounds Mobile (PUBGM);
  2. Mobile Legends: Bang Bang (MLBB);
  3. Call of Duty Mobile (CODM);
  4. Point Blank (PB);
  5. Free Fire (FF); dan
  6. Pro Evolution Soccer (PES).



Meski berasal dari komunitas game di Bali, WAL Esports tak hanya fokus membesarkan para atlet yang berasal dari Pulau Dewata itu. Hampir di setiap daerah di Indonesia seperti Malang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta, mereka memiliki tim yang siap untuk diterjunkan ke turnamen-turnamen yang ada.

“Sebagai owner dan manajer WAL, saya menginginkan semua tim kami memiliki kesempatan untuk bisa tampil dan menjuarai salah satu turnamen bergengsi di masa yang akan datang,” ucap Rendy kepada ONE Esports.

“Kami ingin pro player WAL Esports bisa tampil di turnament level Asia dan international. Saya juga sudah menyiapkan dana miliyaran untuk tim turnament kami kedepannya.”

Meski terbilang baru, WAL sudah memiliki beberapa prestasi, terutama dari dua tim PUBG Mobile mereka di Bali, yaitu WAL King dan WAL SKY. Namun yang paling menarik adalah para pemain Point Blank mereka yang berisikan para pro player veteran game FPS tersebut.

WAL Esports memiliki visi menjadi komunitas gamers di seluruh Indonesia yang paling solid, terdepan, dan inspiratif bagi perkembangan dunia gaming Indonesia. Sementara misi mereka adalah menjadi team terbaik yang dikenal di scene nasional maupun internasional dengan menerapkan nilai kebersamaan dan kekeluargaan antaranggota tim demi terciptanya solidaritas yang kuat.

Nama “Lio” sendiri diambil Rendy dari panggilan anak pertamanya, Aprillio, dan memiliki makna atau dapat dijabarkan sebagai singkatan dari Loyality, Integrity, dan Opportunity.

WAL Esports pun memiliki slogan, yaitu “WINNER Stay Humble and Stay Calm” karena bagi mereka, seorang juara itu harus tetap memiliki sifat rendah hati, tetap dalam kondisi tenang, tidak sombong, dan terus berjuang untuk mendapatkan pencapaian yang lebih baik dan tinggi.

BACA JUGA: Jadi game battle royal terpopuler, PUBG Mobile raih keuntungan US$1,5 Miliar