Salah satu organisasi esports legendaris Virtus.pro, kini tampaknya akan mulai meninggalkan tradisi mereka menggunakan para pemain asal Polandia di divisi Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO).
Berdasarkan sebuah laporan dari Dexerto, Virtus.pro telah menghubungi beberapa pemain profesional dari berbagai negara di StarLadder Berlin Major 2019 untuk mereka rekrut.
Hingga saat ini Virtus.pro masih menurunkan susunan roster berisikan para pemain dari Polandia yang telah berlansung dalam beberapa tahun terakhir. Namun, penurunan performa yang telah berlangsung sejak akhir 2017, kini semakin berantakan sejak kepergian Wiktor “TaZ” Wojtas.
Para andalan Virtus.pro seperti Filipus “NEO” Kubski, Janusz “Snax” Pogorzelski, Paweł “byali” Bieliński, dan Jarosław “pashaBiceps” Jarząbkowski, semuanya sempat pergi dan kembali, di mana kini hanya menyisakan Snax.
- Kepolisian Australia tangkap enam pro player CS:GO karena diduga terlibat match fixing
- 100 Thieves tak akan ikut turnamen Call of Duty di tahun 2020
Berdasarkan laporan, beberapa pemain hebat yang ada di pasaran, termasuk Marcelo “coldzera” David yang saat ini tengan beristirahat dari scene kompetitif CS:GO dan terus dihubung-hubungkan dengan FaZe Clan.
Kondisi ini dipastikan akan membuat para pemain Virtus-pro yang ada saat ini harus mulai mencari tim lain untuk menjadi rumah baru mereka karena manajemen tim ingin mendatangkan para pemain kaliber dunia ke dalam timnya.
BACA JUGA: Nintendo gabungkan MkLeo, Mr. R, dan Nairo ke galam Super Smash Bros. Ultimate Dream Team