Kita semua tahu jika ini adalah tahun yang sulit. Video game seharusnya menjadi pelipur di tengah tragedi, dan dalam banyak hal memang demikian. Namun di sisi lain, ada beberapa kejadian di dunia game yang justru semakin memperburuk keadaan.

Berikut kejadian paling buruk dalam kancah gaming di tahun 2020.


Kekacauan di Ubisoft

Kredit: Ubisoft

Ubisoft mengalami tahun yang buruk. Sebuah utas Twitter memancing gelombang besar yang tampaknya tak ada habisnya dalam mengecam pelecehan karyawan Ubisoft. Tuduhan berkisar dari komentar yang tidak pantas hingga penyerangan, sementara karyawan mengungkapkan rasa frustrasi karena HR dan para pemimpin tahu tentang semua itu namun tidak melakukan apa pun untuk menghentikannya.

CEO Yves Guillemot meminta maaf kepada “semua orang yang terluka” dan berjanji untuk mengambil tindakan terhadap oknum. Akibatnya, beberapa orang telah dipecat atau mengundurkan diri termasuk chief creative officer Serge Hascoët. Sebuah survei internal yang dilakukan di perusahaan tersebut menemukan bahwa 25% responden menyaksikan atau mengalami pelecehan secara langsung, sementara satu dari lima responden melaporkan tidak merasa “sepenuhnya dihormati atau aman di lingkungan kerja”.



Kisruh pembelian next-gen konsol

Kredit: Microsoft/Sony

Meningkatnya angka kematian, kehancuran ekonomi, dan komplikasi harian lainnya yang timbul karena pandemi Covid-19 membuat tahun 2020 menjadi tahun yang aneh untuk mencoba meluncurkan konsol baru, tetapi perusahaan tetap berpegang pada rencananya dan tetap melakukannya.

Kegembiraan memainkan konsol baru berpotensi menjadi pengalihan yang menyenangkan bagi sebagian orang, tetapi 2020 memiliki rencana lain. Pre-order PS5 berjalan sangat kacau, dan pesanan untuk Xbox Series X/S yang waktunya telah dikomunikasikan dengan jelas sebelumnya, juga tidak berjalan lebih baik. Beberapa bulan kemudian, konsol masih terjual habis di mana-mana. Para calon pembeli dipaksa untuk melawan bot dan calo untuk mendapatkan konsol dambaannya. Hingga saat ini masih tidak ada cara mudah untuk membeli, mungkin baru akan muncul suatu hari. Sampai saat itu terjadi, bersiaplah untuk melawan bot dan calo jika ingin mendapatkan PS5 atau Xbox Series X/S


Cyberpunk 2077

Kredit: CD Projekt RED

Diumumkan kembali pada tahun 2012, Cyberpunk 2077 akhirnya dirilis beberapa waktu lalu setelah ditunda sebanyak tiga kali. Sejak kemunculannya, Cyberpunk 2077 menjadi topik pembicaraan yang lebih dari sekadar RPG sci-fi blockbuster dari pembuat The Witcher 3. Game ini membutuhkan build PC dengan spesifikasi tinggi sehingga ekspektasi para gamer akan kualitas game melambung tinggi, tapi nyatanya ini memiliki banyak bug.

Cyberpunk 2077 adalah game yang sangat kacau, Sony menghapusnya dari PlayStation Store dan menawarkan pengembalian dana, sementara Microsoft dan bahkan toko fisik seperti Best Buy dan GameStop segera melakukan hal yang sama. Klip bug Cyberpunk 2077 menjadi begitu viral bahkan The New York Times memberitakannya sebagai peluncuran game yang bermasalah dan menyebut peluncuran tersebut sebagai “salah satu bencana yang paling besar dalam sejarah video game”.

BACA JUGA: Karena banyak bug, Cyberpunk 2077 ditarik dari PlayStation Store