Tencent Holdings Ltd. telah mengambil keputusan untuk memindahkan kantor pusat regional mereka dari Cina ke Singapura sebagai “tempat berpijak untuk Asia” setelah terkena dampak dari ketegangan geo-politik di negaranya dari Amerika Serikat dan India.
Berdasarkan kabar dari Talkesports menyatakan bahwa Tencent telah mempertimbangkan untuk mendirikan kantor pusat regionalnya dari Cina ke Singapura serta memindahkan beberapa operasi bisnis mereka ke sana.
Berdasarkan sebuah sumber Tencent kepada Bloomberg mengatakan bahwa kepindahan kantor ini tidak hanya disebabkan oleh terjadinya ketegangan politik, tetapi memang sudah direncanakan sebelumnya, meski hal ini menjadi lebih cepat untuk dilakukan akibat terjadinya masalahan ini.
“Manajemen dari perusahaan media sosial dan game terbesar di Cina ini sudah sempat membahas soal menjadikan Singapura sebagai lokasi dari kantor pusat regional dan ketegangan geo-politik ini telah mempercepat rencana tersebut. Tencent juga telah mempertimbangkan pergeseran beberapa operasi bisnis, termasuk perilisan beberapa game berskala internasional,” ucap sumber tersebut.
Tencent berkembang secara global setelah menggeluti industri game. Dengan menjalin mitra secara strategis dengan berbagai perusahaan, mereka telah membuat dampak besar ke dalam game seluler dengan memperkenalkan judul-judul terkenal seperti Call of Duty: Mobile dan PUBG Mobile. Ketegangan geo-politik antara Cina dan negara-negara lain juga telah menyulitkan Tencent untuk melanjutkan rencana mereka.
- Setelah Manchester City, Tencent jalin kerja sama dengan FC Barcelona
- Megastars bubarkan divisi PUBG Mobile pasca di-ban Pemerintah India
Ketengangan yang terjadi beberapa waktu terakhir telah membuat pelarangan untuk beberapa aplikasi buatan Cina untuk digunakan di India, salah satunya adalah PUBG Mobile dan Arena of Valor milik Tencent. Hal ini adalah sebuah kerugian besar bagi Tencent hingga menurunkan nilai saham mereka hingga triliunan rupiah.
Ekspansi Tencent ke Singapura ini akan menciptakan banyak peluang kerja dan bisnis, termasuk perdagangan lintasnegara, cloud, dan esports. Tencent mengatakan bahwa kantor baru ini akan “mendukung bisnis kami yang tengah berkembang di Asia Tenggara dan sekitarnya.”
BACA JUGA: Blokir PUBG Mobile di India bisa saja dibatalkan
