SEA Games 2019 memang sudah lewat. Kontingen esports berhasil memberikan dua medali perak dari cabang Mobile Legends: Bang Bang dan Arena of Valor.
Setelah perhelatan, pemerintah memberikan bonus untuk para peraih medali. Namun, muncul kabar soal pemotongan bonus yang dilakukan oleh asosiasi.
Hal ini langsung menjadi kontroversi dan pembahasan di media sosial. Pihak Asosiasi Esports Indonesia (IESPA) pun telah menjelaskan terkait hal ini secara rinci.
- Terkait polemik pemotongan bonus atlet esports SEA Games, ketua IESPA angkat bicara
- IESPA ingin menjaga ekosistem esports Indonesia
Meski begitu, ketua IESPA DKI Jakarta, Erlangga Putra, mengaku menyayangkan munculnya polemik ini. Menurutnya pihak yang mengeritik atau menyerang, seharusnya bisa langsung bertanya ke IESPA.
“Kalau masalah pemotongan si saya rasa sudah cukup dibahas, karena kami juga sudah memberi statement terkait hal itu. Yang saya tidak habis pikir adalah mengapa dari pihak-pihak yang menuding berlebihan tidak tanya dulu ke kami?” ujarnya kepada ONE Esports.
“Makesure langsung atau semacamnya. Sangat disayangkan karena kita ini kan negara demokrasi, seharusnya semua bisa diomongin dan saling memastikan satu sama lain, bukan menyerang satu sama lain,” tambah dia.
BACA JUGA: IESPA bakal selenggarakan liga nasional esports
