Dalam upaya memperluas pengembangan esports untuk judul MOBA mereka Honor of Kings, Tencent berencana untuk mengubah ekosistem esports game.
“Kami ingin membawa Honor of Kings ke tingkat berikutnya,” kata Yijia Zhang, Ketua, King Pro League (KPL).
Honor of Kings akan fokus pada tiga bidang penting:
- Pengembangan lokal
- Mempercepat pertumbuhan tim profesional
- Ekspansi internasional
Di Cina, Tencent telah mengkonfirmasi bahwa enam tim Honor of Kings akan menyiapkan tempat tinggal mereka di kota-kota yang sangat terhubung. Lokasi-lokasi ini adalah Chengdu, Shanghai, Wuhan, Nanjing, Chongqing, dan Guangzhou, dengan pengembangan infrastruktur generasi mendatang yang akan kondusif bagi pertumbuhan esports.
- Patch Dota 7.23f perbaiki masalah fluktuasi gold
- Jumlah pemain Dota 2 jatuh ke titik terendah sejak Januari 2014
Menyiapkan basis rumah memungkinkan tim-tim ini untuk sepenuhnya fokus meningkatkan kualitas permainan.
Adapun upaya menumbuhkan liga profesional, Tencent membuka enam tempat baru di semi-pro KPL G-League (KGL) yang dapat bersaing dengan tim amatir. Struktur baru ini memastikan lebih banyak pemain dapat bergabung dengan KPL.
Divisi luar negeri untuk turnamen pro Honor of Kings, Korea King Pro League, akan diubah dan diganti namanya menjadi King Pro League Global tour. Langkah ini menjadikan turnamen sebagai platform global.
BACA JUGA: Garter sebut satu sistem yang bisa merusak esports Dota 2
