Jacky “Stewie2K” Yip adalah player Counter Strike: Global Offensive andalan tim Liquid. Ia bersama rekan-rekannya berhasil tampil luar biasa tahun ini.
Bagaimana tidak, Liquid mampu memenangi enam turnamen CS:GO sepanjang 2019 ini. Jumlah tersebut menyamai rekor juara beruntun yang sebelumnya dipegang tim Denmark, Astralis.
Saat ini pun Liquid tak terbendung berada di puncak klasemen dunia CS:GO dengan 1000 poin. Stewie2K, nitr0, NAF, EliGE, dan Twistzz jauh meninggalkan Vitality (474 poin) dan Astralis (380 poin) di perinkat kedua dan ketiga.
Jika Liquid mampu menang di StarLadder Major Berlin, mereka dipastikan membuat sejarah terkait raihan trofi beruntun dalam satu tahun.
Baru-baru ini Stewie2K berbicara soal pesaing tersulit Liquid. Baginya, Vitality tak lebih baik dari Astralis.
“Secara personal saya masih menganggap Astralis tim nomor dua terbaik dunia,” ujarnya dikutip Dexerto.
“Saya pikir komunitas terlalu sering memberikan sesuatu yang buruk bagi mereka dan itu ternyata memengaruhi kepala para player. Sehingga mereka underperform sedikit. Tapi rasanya mereka masih tim yang kuat.” tambah dia.
Stralis tampil buruk di ESL Cologne dengan 3-4. Sementara mereka cuma ada di tempat 5-6 pada ESL Pro League dan ECS season 7 finals.
Kekhawatiran Stewie2K dengan Astralis bermuara pada timnya yang sudah cukup lama tak berhadapan dengan tim asal Denmark itu.
“Kami sudah lama tak bermain dengan mereka. Kami tak tahu apa yang bisa mereka lakukan sekarang. Terkait Vitality, saya menganggap mereka adalah tim yang sangat berhasrat menendang kami keluar bulan lalu. Tapi semakin sering kami melawan mereka, semakin lemah juga tim tersebut,” kata dia.