Riot mengumumkan Action RPG seperti Diablo, versi mobile TFT dan League of Legends, tetapi Legends of Runeterra lah yang cukup menarik perhatian diantara game riot yang lainnya.

Kredit: Riot

Meskipun baru akan diluncurkan tahun depan, kami memiliki kesempatan untuk mencobanya secara singkat.

Seperti kebanyakan permainan kartu, LoR merupakan turn-based game, tetapi setiap putaran dibagi menjadi babak serangan dan pertahanan. Tujuan permainan ini mirip dengan League of Legends, dan menugaskan Anda untuk menghancurkan Nexus pemain musuh (yang memiliki 20 health).



Anda mendapatkan jumlah mana yang harus dibelanjakan di setiap giliran dan anda juga akan mendapatkan beberapa kartu, tetapi Anda harus menggunakan waktu yang tepat untuk menghabiskan mana. Bila mana habis terlalu dini dalam putaran serangan Anda maka Anda tidak akan bisa menggunakannya saat lawan menyerang. Mana yang tidak digunakan dapat disimpan dan digunakan di babak selanjutnya, tetapi ada batasan berapa banyak Anda dapat menyimpan mana.

Kredit: Riot

Saya memainkan satu pertandingan penuh melawan AI dan terkesan dengan mekanisme permainan. Para champion memiliki kemampuan yang unik, seperti mampu pulih kembali ke full health pada akhir giliran. Mereka juga dapat naik level setelah persyaratan tertentu dipenuhi.

Saya memiliki banyak kesenangan dalam pertandingan saya, yang membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk bermain. Riot mengatakan loR bisa dimainkan secara gratis. Menyelesaikan quest dalam game akan memberi Anda kartu baru, dan masih banyak lagi yang bisa Anda dapatkan.

Legends of Runeterra akan diluncurkan tahun depan dalam versi PC dan mobile, juga akan disediakan ranked mode dan mungkin mode game lainnya seperti limited mode atau draft mode.

BACA JUGA: Riot Games tengah garap game mirip Overwatch