Seperti talah kita ketahui bersama bahwa saat ini Lightspeed & Quantum sebagai developer dan publisher Garena tengah menggarap game open-world zombie survival bernama Undawn. Hal ini telah diungkapkan secara langsung oleh Garena pada Senin (5/4/2021).
Undawn memiliki latar belakang dunia pasca-apokaliptik yang dipenuhi oleh zombie. Game ini nantinya akan menampilkan mode player-vs-player (PvP) dan player-vs-environment (PvE) secara third-person shooter dengan dukungan lintas platform untuk mobile dan PC.
Meski telah diungkapkan lebih dari sebulan lalu, para penggemar game open-world ini masih harus bersabar untuk mencicipi gameplay Undawn karena game ini baru selesai menggelar fase alpha test. Arinya game ini baru memasuki tahap awal pengembangan sebelum resmi dirilis.
Gameplay dan grafis Undawn
Pada fase alpha test pada 22-26 April 2021, ONE Esports mendapat kesempatan dari Garena untuk ikut mengujicoba game ini. Hasilnya? Sudah cukup memuaskan!
Game ini diawali dengan terdamparnya karakter pemain di pesisir pantai tanpa memiliki peralatan apapun. Ia harus mencari alat atau senjata untuk ia gunakan, baik untuk bertahan hidup dari serangan zombie atau memperbaiki barang yang nantinya bisa ia gunakan.
Gameplay yang dihadirkan di Undawn ini juga sangat mudah untuk dipahami. Namun, semua itu tidak akan bisa dengan mudah untuk dilakukan oleh pemain, terutama ketika tengah mendapat ancaman dari para zombie yang mengejar.

Di sisi lain, ONE Esports membuat naskah ini bukan untuk menjadi spoiler dari game Undawn. Kami tidak ingin sedikitpun merenggut sensasi dan keseruan Anda memainkan game ini, tetapi untuk memberikan gambaran mengenai gameplay dan kualitas grafis yang dirasakan pada fase alpha test.
Kata-kata “cukup memuaskan” yang sebelumnya penulis ucapkan di atas, sebagian besar disebabkan oleh kualitas grafis yang dihadirkan. Meski masih memiliki banyak ruang untuk ditingkatkan kembali, secara keseluruhan sudah cukup memuaskan.
Bahkan penulis menilai bahwa kualitas grafis yang telah dihadirkan di alpha test sudah seperti game yang telah layak untuk dirilis. Hal ini juga menunjukkan bahwa kualitas gambar yang akan dihadirkan pada perilisan akan jauh lebih memuaskan lagi.
- Genshin Impact bakal rilis skin pertamanya
- Kocheng: Battle of Boings, game online PvP unik karya anak bangsa
Bug dan kendala di game Undawn
Namun, kelayakan sebuah game untuk dinyatakan siap rilis tidak hanya mengenai kualitas grafis. Namun, kelancaran gameplay dan minimnya bug yang muncul di dalam game juga menjadi perhatian utama bagi setiap pengembang.
Tak dipungkiri memang, masih banyak hal yang perlu diperbaiki oleh pengembang dari game Undawn. Salah satu yang menjadi sorotan dari penulis adalah mengenai akurasi tembakan yang dilakukan karakter utama ke arah zombie.
Beberapa kali, tembakan yang telah sedemikian rupa diarahkan kepada target melalui crosshair, justru meleset atau tak berdampak. Di sisi lain, penulis juga sempat melakukan tembakan secara tiba-tiba tanpa akurasi yang tepat, tetapi justru berdampak kepada target.
Saran untuk pengembang Undawn
Setelah mencicipi fase alpha test dari Undawn, ada beberapa hal yang menjadi sorotan dari penulis untuk dijadikan saran kepada Lightspeed & Quantum untuk diperbaiki. Selain akurasi tembakan, penempatan item-item yang diperlukan oleh karakter utama agar lebih realistis lagi.
Selain itu, jalur perjalanan untuk dilalui oleh karakter utama yang dihadirkan pada fase alpha test agar dihilangkan saat dirilis, demi meningkatkan ketegangan dan pengalaman dalam bermain Undawn.
BACA JUGA: Epic Games habiskan Rp1,63 miliar untuk bagi-bagi game gratis