Panitia penyelenggara SEA Games 2019 Filipina, SEA Games Organizing Committee (PHISGOC), telah merilis jadwal pertandingan untuk semua cabang. Untuk cabang esports sendiri, mereka baru akan menggelarnya pada enam hari terakhir.
Esports akan memulai debutnya sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingan untuk mendapatkan medali di SEA Games 2019 Filipina.
Pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu rencananya akan digelar pada 30 November hingga 10 Desember 2019.
Esports sendiri baru akan dipertandingan pada 5 hingga 10 Desember 2019 atau enam hari perakhir sebelum penutupan, di mana ada enam cabang yang dipertandingan dari beberapa platform.

Game-game yang dipertandingan tersebut adalah Mobile Legends, Arena of Valor, Starcraft II, Hearthstone, Tekken 7, dan Dota 2.
Dota 2, Arena of Valor, dan Mobile Legends diklasifikasikan sebagai olahraga berbasis tim, sementara Hearthstone, Starcraft II, dan Tekken 7 adalah individual.
Negara-negara peserta seperti Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Timor Leste, Vietnam, dan tuan rumah Filipina diperkirakan akan menurunkan atlet dan tim nasional mereka di masing-masing cabang.
Cabang esports di SEA Games 2019 Filipina sendiri akan diselenggarakan di Filoil Flying V Center, San Juan City, Metro Manila.
Esports pertama kali menjadi pusat perhatian dalam acara multi-event olahraga internasional pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.
Namun, enam cabang yang dipertandingan di Asian Games 2018, seperti Arena Valor, Clash Royale, Hearthstone, League of Legends, Pro Evolution Soccer, dan StarCraft II hanya dipertandingan sebagai demonstrasi, di mana medali yang diraih tidak dimasukkan ke daftar perolehan kejuaraan.
Perusahaan periferal game Amerika Serikat yang juga berbasis di Singapura, Razer, dikabarkan akan menjadi penyedia perangkat keras, lunak, dan layanan lainnya untuk kelancaran cabang esports di SEA Games 2019.
Selain itu, Min-Liang Tan yang merupakan CEO Razer, juga menjadi salah satu pihak yang telah secara khusus melakukan melobi demi memasukkan cabang esports di setiap gelaran SEA Games berikutnya.