Perusahaan induk olahraga dan hiburan yang juga pemilik saham terbesar klub sepak bola Inggris, Arsenal, asal Amerika Serikat, Kroenke Sports & Entertainment (KSE), mengumumkan bahwa mereka akan membangun organisasi espots sendiri.
Hal ini dilakukan Kroenke Sports & Entertainment setelah berpisah dengan organisasi esports Sentinels. Selain itu, KSE juga memperkenalkan dua karyawan pertamanya, yaitu mantan editor senior ESPN, Ryan Garfat, dan eks Direktur Strategi Konten Los Angeles Rams yang juga merupakan Riot Games, Alex Rubens.
Kedua sosok tersebut akan membali KSE dalam mengakuisisi tim Overwatch League Los Angeles Gladiator dan Call of Duty League Los Angeles Guerrillas, di mana untuk bisa tampil di liga franchise tersebut, setiap tim harus mengeluarkan dana sebesar US$25 juta (sekitar Rp350 miliar).
- Alliance dan NiP tak terkalahkan di grup stage Dota Dream League 12
- Fnatic jadi tim Eropa ketiga yang lolos ke fase knock-out Worlds 2019
Seperti dikutip dari ESPN, Garfat dan Rubens juga akan terlibat secara operasional dengan venue baru berkapasistas 6.000 orang. Vanue ini bersebelahan dengan kandang baru Los Angeles Rams, Stadion SoFi, di Inglewood, California.
“Alex dan Ryan memiliki beragam pengalaman di dunia esports. Tidak hanya di esports, tetapi juga komunitas game pada umumnya,” kata Josh Kroenke, Wakil Ketua Kroenke Sports & Entertainment seperti dikutip dari ESPN.
“Mereka berdua akan membawa pengalaman berbeda, baik di sisi bisnis dan sisi operasional tim. Kami sangat ambisius karena Los Angeles adalah sarang komunitas game,” tuturnya.
Kroenke Sports & Entertainment memasuki dunia esports pada 2017 setelah membeli slot waralaba Overwatch League dari Activision Blizzard (NASDAQ: ATVI) seharga US$ 20 juta.
Selain esports, saat ini KSE juga telah memiliki tim NBA Denver Nuggets, tim Premier League Arsenal, tim NHL Colorado Avalanche, tim MLS Colorado Rapids, dan Pepsi Center yang berbasis di Denver.
BACA JUGA: Akuisisi Gosu, Louvre tampil di Piala Dunia Mobile Legends, M1