Final Fantasy VII merupakan game master piece di awal tahun 2000, tak ayal kabar remake game tersebut disambut hangat oleh gamer dari seluruh dunia.

Sayangnya pemasaran digital copy Final Fantasy VII yang dibuka awal bulan ini mengalami kendala, khususnya di region Asia Tenggara.

Kendala tersebut adalah bug di dalam product maping PlayStation Store yang membuat pembeli dari Asia Tenggara mendapatkan game dengan versi bahasa yang berbeda dari yang mereka pesan.



Bug itu terjadi karena sistem kerja PlayStation Asia Tenggara memiliki banyak bahasa berbeda, tidak seperti Amerika Utara yang menggunakan satu bahasa saja. Bug hanya terjadi kepada mereka yang membeli game dengan bahasa Inggris dan Jepang saja, di mana mereka akan menerima game dengan versi bahasa Korea atau Cina.

Sebagai kompensasi, Sony menawarkan refund untuk mereka yang mendapatkan bug pada pembelian game sebelum tanggal 8 April. Sedangkan mereka yang membeli setelah tanggal tersebut akan ditindaklanjuti oleh customer care dari Sony.

Untuk mereka yang melakukan refund tidak akan dikenai Roll Back pada librariesnya, sehingga game Final Fantasy VII dengan bahasa Korea atau Cina yang didapat akan tetap ada, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mereka yang ingin belajar bahasa tersebut sambil bermain game.

Sebelumnya Sony juga menawarkan refund kepada mereka yang sudah membeli digital copy Last of Us part 2 yang kembali ditunda perilisannya.

BACA JUGA: Tak terkendala Covid-19, PS5 akan meluncur sesuai rencana