Ninja tak sependapat dengan ujaran Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang begitu menyudutkan industri game.
Menyusul kejadian penembakan massal di Amerika Serikat beberapa waktu silam, Trump menyebut video game sebagai pemantiknya. Adegan tembak-menembak yang sering muncul dalam game jadi kambing hitam Sang Presiden.
Komentar Trump mengundang kontroversi. Tentangan terhebat tentu muncul dari pelaku industri game, tak terkecuali streamer kondang Tyler “Ninja” Blevins.
Tragedi penembakan massal secara membabi buta terjadi di kisaran waktu yang berdekatan dengan kepindahan sensasional Ninja ke Mixer. Dalam sebuah video yang diunggah oleh TMZ baru-baru ini, Ninja memberikan pandangannya.
“Ayolah, yang benar saja,” kata Ninja.
“Kalian pernah melihat Minecraft? Apa unsur kekerasan dalam Minecraft, bro? Tak ada. Kekerasan bukanlah video game,” kata Ninja yang begitu keranjingan bermain Fortnite.
Ninja adalah streamer top dengan jutaan pengikut. Pandangannya tentu akan menjangkau banyak orang.
Streamer yang sering mengenakan ikat kepala itu memang kerap menjadi corong terdepan untuk menyuarakan kegelisahan fans. Saat fans Fortnite ramai memprotes keberadaan mech bernama B.R.U.T.E., Ninja juga angkat bicara dan bahkan menyerukan boikot.