Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), secara resmi menunjuk Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Imam Nahrawi.

Hal ini dilakukan Jokowi setelah Imam Nahrawi ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Kondisi tersebut membuat Imam Nahrawi resmi mundur sebagai Menpora, di mana surat pengunduran dirinya telah diterima oleh Jokowi pada Kamis (19/9/2019).



Penunjukkan Hanif Dhakiri ini juga secara resmi telah dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (20/9/2019).

“Jadi untuk sementara Pak Hanif akan merangkap jabatan dalam sebulan terakhir sebagai Menaker dan juga Plt. Menpora,” kata Pratikno.

Selain itu Pratikno juga mengatakan bahwa pengangkatan Hanif Dhakiri ini juga telah disahkan lewat Keputusan Presiden yang sudah ditandatangani oleh Jokowi.

Diharapkan kondisi ini tidak akan mengganggu persiapan menghadapi beberapa event, terutama SEA Games 2019 Filipina yang akan digelar pada November-Desember mendatang, di mana cabang esports akan melakoni debut sebagai medal event.

BACA JUGAResolusi Rekt: Juara MPL dengan EVOS, beli rumah, nikahi Listy Chan