Kurang dari dua tahun beroperasi, Google memutuskan untuk menghentikan satu-satunya studio pengembangan game yang mereka miliki untuk Stadia, Stadia Games and Entertainment (SG&E).
Keputusan ini siambil oleh Google demi membantu mereka fokus pada layanan berbasis cloud dan kemitraannya yang kini terus berkembang.
Kepastian ini diungkapkan dalam postingan di blog Google. Mereka mengumumkan bahwa mereka menutup studio game Stadia dan mengakhiri investasi mereka dalam mengembangkan beberapa judul eksklusif SG&E yang berada di luar “rencana jangka pendek”.
Di sisi lain, Google menegaskan bahwa mereka akan terus bertekad mempertahankan Stadia, kendati mengakui ada beberapa pilihan sulit mengenai game dan studio sebagai penunjang. Penutupan dan perubahan fokus di Stadia ini akan membantu membentuk layanan menjadi “bisnis jangka panjang dan berkelanjutan”.
“Membuat game terbaik di nol membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi dalam jumlah besar, serta mempersiapkan diri menghadapi kenaikan biaya secara eksponensial,” ucap Phil Harrison, General Manager dan Vice President Google Stadia.
“Dengan fokus pada pengembangan teknologi dari Stadia serta mendalami kemitraan bisnis, kami memutuskan tidak akan berinvestasi lebih lanjut dalam memberikan konten eksklusif dari tim pengembangan internal kami SG&E, di luar rencana jangka pendek mereka,” tuturnya.
- Google Stadia siapkan 5 game gratis untuk bulan Juni
- Bukan Sony atau Nintendo, kini Google dan Amazon yang akan menjadi pesaing Microsoft
Kondisi ini juga membuat pemimpin SG&E dan pengembang Assassin’s Creed, Jade Raymond, akan meninggalkan Google dan mencari peluang di tempat lain. Sementara bagi sebagian besar anggota tim SG&E, mereka akan beralih ke peran baru di dalam perusahaan.
Phil Harrison juga meyakinkan kepada semua pelanggan Stadia bahwa saat ini dan di masa yang akan datang bahwa pelayanan game akan berjalan seperti biasa, dan pelanggan akan melihat lebih banyak game ditambahkan dari waktu ke waktu, meski hadir dari pihak ketiga, bukan milik Google.
BACA JUGA: Genshin Impact sabet tiga penghargaan Google Play Awards