Scene esports di Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan selama beberapa tahun terakhir. Tidak hanya dari meningkatnya jumlah gamers, maraknya turnamen juga turut memeriahkan ekosistem esports dalam negeri.
Bahkan, ketika industri lain mengalami kelesuan akibat pandemi COVID-19, industri esports justru dengan cepat menunjukkan potensi untuk bangkit kembali.
Berbagai inovasi hadir meramaikan kancah competitive gaming Indonesia di era new normal. Salah satu terobosan yang bisa dibilang sangat jarang terjadi coba dihadirkan oleh NVIDIA GeForce dan GIGABYTE melalui turnamen GeForce Gigabyte Rainbow Six Siege Attack yang disampaikan melalui jumpa pers secara online pada Senin (24/8/2020).
Sesuai namanya, turnamen ini mempertandingkan game Rainbow Six Siege. Turnamen dari game esports besutan Ubisoft yang mengedepankan pengalaman berkelas melalui tampilan grafis mewah ini terbuka bagi semua gamers di Indinesia untuk unjuk kemampuan.
Mengusung tagline “FRAMES WIN GAMES”, turnamen ini akan digelar secara online demi memberikan keseruan maksimal kepada para penggemar esports di seluruh penjuru negeri selama masa pandemi.
“Demi mengembangkan fenomena esports, kami menghadirkan GeForce Gigabyte Rainbow Six Siege Attack sekaligus turut meramaikan ekosistem Rainbow Six Siege agar talenta-talenta muda di Indonesia agar memiliki wadah demi menunjukkan kompetensi mereka,” ujar Petty Kusnandar selaku NVIDIA GeForce Marketing Manager.
“Melalui semangat ‘FRAMES WIN GAMES 144+ FPS GAMING’, kami mengadakan turnamen ini di negara-negara Asia-Pasifik bagi para gamers yang mempunyai talenta dan impian menjadi pro player. Didukung dengan teknologi GeForce yang mendukung permainan video game yang membutuhkan kecepatan frame per seconds demi menjadi yang terbaik,” tuturnya.
Turnamen GeForce Gigabyte Rainbow Six Siege Attack ini akan digelar pada 4-5 September 2020 dan menghadirkan prizepool hingga puluhan juta rupiah untuk tiga pemain terbaik. Berikut distribusi hadiahnya:
- Juara: Rp10 juta
- Runner-Up: Rp7 juta
- Peringkat Ke-3: Rp3 juta
Menyadari bahwa tak semua gamers di Indonesia memiliki PC gaming mumpuni untuk mengikuti turnamen Rainbow Six Siege Attack ini, NVIDIA dan GeForce sebagai penyelenggara memberi kesempatan kepada para pemain untuk bisa mengikuti turnamen ini di beberapa kafe internet (iCafe) tersertifikasi dari mereka.
Hal ini diharapkan dapat membuka kesempatan kepada semua gamers yang berniat untuk ikut ambil bagian di turnamen ini bisa berkompetisi dengan adil dan sejalan dengan tujuan digelarnya turnamen sebagai wadah untuk menemukan bakat-bakat terpendam di seluruh Indonesia.
“Menggandeng berbagai partner, NVIDIA GeForce menghadirkan teknologi PC gaming mumpuni serta koneksi internet yang kuat dan stabil yang dapat memaksimalkan pengalaman bermain video game di iCafe,” ujar Irwan Chandra selaku NVIDIA iCafe Manager.
“Tentunya, kami berharap NVIDIA iCafe dapat menjadi wadah bagi komunitas game kompetitif di seluruh penjuru Indonesia untuk mengembangkan minat dan kemampuan mereka serta memajukan esports Indonesia, khususnya dalam bidang PC gaming,” tuturnya.
- Setelah PUBG, Rainbow Six, dan Dota 2, kini Gamers Without Borders hadirkan turnamen Fortnite
- Tiga tim besar mundur dari R6S Pro League, tanda-tanda esports Rainbow Six: Siege mulai tak menjanjikan
Hal senada juga diungkapkan oleh Odilia Chen sebagai perwakilan dari GIGABYTE. Ia berharap semua pemain yang mengikuti turnamen ini bisa bermain dengan menggunakan PC gaming terbaik dengan menanfaatkan iCafe tersertifikasi yang tersebar hampir di seluruh penjuru Nusantara.
“Rainbow Six Siege merupakan game kompetitif yang membutuhkan perangkat dengan spesifikasi tinggi. Melalui brand AORUS, kami memberikan dukungan terhadap turnamen ini dengan menyajikan total gaming solution berupa perangkat-perangkat high-end yang semakin memaksimalkan pengalaman dan meningkatkan keseruan permainan,” ucap Odilia Chen dari GIGABYTE.
“Apalagi, turnamen ini diselenggarakan secara online demi meramaikan ekosistem Rainbow Six Siege di Indonesia, khususnya selama masa pandemi,” tuturnya.
Jaringan kafe internet NVIDIA GeForce ini telah hadir di kota-kota besar Indonesia, yaitu Balikpapan, Bandung, Blitar, Bogor, Denpasar, Dumai, Jambi, Jember, Karawang, Makassar, Manado Bitung, Medan, Muara Bungo, Semarang, Solo, Surabaya, Tangerang, Yogyakarta, dan tentunya Jakarta.
Diharapkan juga, kehadiran NVIDIA iCafe Certified ini dapat turut serta dalam memajukan esports dalam negeri sebagai wadah bagi setiap gamers dalam mengembangkan potensi para pemain rookie dan mengasah talenta-talenta muda supaya mampu berprestasi, hingga tingkat dunia. Pasalnya, hal ini juga yang membuat esports game PC di Indonesia tidak sebesar mobile karena tak banyak pemain yang memiliki fasilitas memadai.
Bagi Anda yang tertarik untuk ikut bersaing, pendaftaran telah dibuka sejak 20 Agustus 2020 dan akan ditutup pada 2 September mendatang melalui situs INDOESPORTS.
Pendaftaran dapat dilakukan baik secara tim maupun individu. Nantinya, pendaftar individu akan dibuatkan sebuah tim secara acak. Mengusung kompetisi penuh tantangan ala video game FPS berkelas, gelaran GeForce Gigabyte Rainbow Six Siege Attack ini juga akan semakin terasa panas dan meriah dengan kehadiran Yudi “justincase” Anggi dan Wibi “8Ken” Irbawanto sebagai shoutcaster profesional Rainbow Six Siege.
BACA JUGA: EO esports asal Jepang umumkan bakal gelar turnamen Valorant terbesar se-Asia
