Ekshibisi esports PON Papua 2021 kini telah berakhir dan ditutup secara resmi pada Minggu (26/9/2021). Ajang ini menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia esports Tanah Air.

Upacara penutupan ekshibisi esports PON Papua 2021 berlangsung meriah dan dihadiri oleh Dewan Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) Bambang Soesatyo, Ketua KONI Pusat Marciano Noerman, Ketua Harian PBESI Komisaris Jenderal Drs. Bambang Sunarwibowo, S.H., M.Hum, dan Gubernur Papua sekaligus Ketua Umum PB PON, Lukas Enembe.

Selama sepekan, ekshibisi esports PON Papua 2021 diselenggarakan dengan menerapkan sistem bubble dan protokol kesehatan yang ketat. Meskipun demikian, sejumlah torehan prestasi menarik tetap banyak bermunculan dari ajang yang dikemas dengan konsep sportaintment ini.

Pertandingan demi pertandingan yang melombakan empat nomor esports, yaitu Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan eFootball PES 2021, serta satu pertandingan persahabatan gim karya anak bangsa, Lokapala, berlangsung seru dan kompetitif.

Melihat persaingan setiap tim yang terjadi di ekshibisi esports PON Papua 2021 ini, Sekretaris Jenderal PBESI, Frengky Ong, mengaku senang karena kekuatan setiap provinsi yang bertanding begitu merata.

”Kekuatan atlet-atlet esports yang berlaga di Ekshibisi Esports PON XX Papua 2021 ini sangat merata. Tidak ada satu provinsi yang tampil dominan. Hal ini mengonfirmasi bahwa pembinaan-pembinaan di seluruh provinsi di Indonesia sudah berjalan baik dan tidak terjadi kesenjangan,” ucap Frengky Ong.

Esports PON Papua 2021, Awarding, Closing Ceremony, Frengky Ong
Kredit: PBESI

Di sisi lain, Frengky juga mengungkapkan bahwa dengan semakin seriusnya pembinaan yang dilakukan oleh PBESI dan ESI provinsi serta kabupaten/kota, dan didukung oleh makin meratanya jaringan broadband yang terus diperluas jangkauannya oleh pemerintah, PBESI optimistis akan mampu menjaring lebih banyak lagi talenta-talenta esports potensial yang siap berprestasi mengharumkan nama Indonesia di pentas antarbangsa.

Keberhasilan ekshibisi esports PON Papua 2021 ini menurut Frengky juga telah menggugah perhatian publik tentang potensi cabang olahraga elektronik ini dalam turut menggerakkan aktivitas sportainment dan sport-tourism yang bernilai ekonomi.

“Kami mendapatkan respons positif dari masyarakat Papua dan provinsi-provinsi lain yang menjadi terpacu untuk berkolaborasi bersama pengurus ESI di tingkat daerah guna menggelar turnamen-turnamen esports setelah mereka menyaksikan kemeriahan, kreativitas, dan positifnya nilai-nilai yang dihadirkan para insan esports nasional di ajang Eksibisi Esports PON XX Papua 2021,” kata Frengky.

Upacara penutupan ini juga diramaikan dengan beberapa performance dari seniman asal Papua, termasuk Epo Urbinas dan Funky Papua.

Esports PON Papua 2021, Awarding, Closing Ceremony, Funky Papua, Epo Urbinas
Kredit: PBESI


Bukti persaingan antardaerah begitu merata di PON Papua 2021

Esports PON Papua 2021, Awarding, Closing Ceremony, Player
Kredit: PBESI

Pada ekshibisi esports PON Papua 2021 kali ini, empat medali emas yang tersedia berhasil disebut oleh empat provinsi berbeda.

Pada kategori Mobile Legends, setelah melewati laga yang sengit melawan wakil Jawa Tengah di babak grand final, tim Kalimantan Barat yang terdiri dari Alrazali, Frengki, Kevin Almeyda, Novianda Kusuma Prapanca, dan Riandy, berhasil merebut medali emas. Sedangkan medali perak diraih oleh Jawa Tengah dan perunggu menjadi milik Sulawesi Utara.

Pada nomor esports PUBG Mobile, wakil DKI Jakarta yang terdiri dari Eksa, Jason, Bagas, dan Bagus berhasil mendulang medali emas setelah unggul tipis dari Papua Barat yang harus puas dengan medali perak. Sementara medali perunggu didapat oleh Sulawesi Utara.

Sementara untuk nomor esports Free Fire, medali emas berhasil direbut oleh wakil Sulawesi Tenggara yang terdiri dari Rafli Aidil Fitrah, Muhammad Fikri Alief, Sapri Danmas Budiana, dan Muhammad Tauhid. Medali perak direbut oleh Bengkulu dan perunggu menjadi milik Maluku.

Pada nomor esports eFootball PES 2021, Jawa Barat yang sejak awal menjadi favorit meraih medali emas, sukses memenuhi ekspektasi. Tim yang diperkuat oleh Rizky Faidan dan Ferry Purnama Gumilang ini dengan susah payah mengalahkan Kalimantan Selatan dengan skor 2-1. Sementara medali perunggu direbut oleh Gorontalo.


Jeet Esports Juarai Pertandingan Persahabatan Lokapala

Esports PON Papua 2021, Awarding, Closing Ceremony, Lokapala, Jeet Esports
Kredit: PBESI

Selain keempat nomor esports di atas, ada juga game Lokapala yang digelar sebagai pertandingan persahabatan yang diikuti oleh tim-tim esports Indonesia. Karena bukan menjadi salah satu game ekshibisi, yang diperebutkan dari ajang ini adalah prizepool sebesar Rp200 juta.

Tak kalah dengan kategori-kategori utama, pertandingan persahabatan Lokapala ini juga mendapatkan respons besar dari publik.

Pada kategori ini, Jeet Esports yang terdiri dari Dicxon Fernando, Dzikri Adinulloh, Gurbinder Singh, Vesa Herawan, dan Yohanes Ibrahim berhasil menjadi yang terbaik.

Jeet Esports berhasil mengalahkan Dewa United Esports di grand final yang diperkuat oleh Denis Haris Prayogo, Indrawan Prasetyo, Mokhamad Yusuf Afrizal, Muhammad Iqbal Bekasi, dan Roger Jeremy. Sementara di peringkat ketiga dihuni oleh Capital Esports yang terdiri dari Arbi Yusuf Ramanda, Fazri Rohi Dedza, I Kadek Arya Wiratama, Li men, dan R Asnawi.

Semangat untuk mengangkat gim karya anak bangsa Lokapala ini di pentas prestisius nasional maupun global diharapkan akan mendorong bangkitnya industri pengembangan game di Tanah Air.

BACA JUGA: Distribusi medali di cabang esports PON Papua 2021 – 4 provinsi raih emas