Sepanjang live streaming dari Tokyo Game Show 2020, SEGA telah menarik banyak perhatian dengan menghadirkan teaser soal rencana mereka untuk mengembalikan Virtua Fighter.
Hal ini cukup mengejutkan, mengingat sejauh ini belum ada pengumuman dari SEGA bakal segera menghadirkan all-new dari sekuel pelopor fighting game 3D ini. Meski demikian, SEGA mengonfirmasi bahwa esports telah menjadi komponen kunci dalam kembalinya Virtua Fighter ini.
Teaser dari SEGA ini dimulai dengan menampilkan sejarah dari Virtua Fighter di arcade dan banyak turnamen offline terdahulu, sebelum diikuti dengan berbagai penggalan video dari event-event esports sebelum gambar memudar dan menjadi siluet dari punggung Yuki Akira sebelum hadirnya nama proyek “Virtua Fighter x Esports” muncul.
Di situs resmi mereka, SEGA mengonfirmasi bahwa Virtua Fighter akan “restarted” atau “dimulai kembali”. Sementara melalui opsi terjemahan dari posting-an Twitter mereka memunculkan kata “rebooted” alias “di-boot ulang”.
- Lebih dari 50 persen pemain fighting game telah merusak pengalaman bermain online
- Sejarah Street Fighter, fighting game yang telah berumur lebih dari 3 dekade
Jika ingin berspekulasi, artinya kemungkinan besar SEGA akan merilis remaster, dibuat ulang, atau direvitalisasi dari game pertama mereka agar bisa dihadirkan di store sebagai franchise.
“[Ini] akan dimulai ulang (restarted) sebagai judul esports untuk memperingati 60 tahun berdirinya SEGA,” tulis ofisial mereka di situs resmi. Hal ini juga mengisyaratkan seberapa besar SEGA dalam menyiapkan rencana esports, terutama setelah usaha pertama mereka memasuki scene kompetitif bersama Puyo Puyo Esports.
Terakhir kali hadirnya sekuel terbaru dari Virtua Fighter ini muncul pada awal 2010 di arcade dan pada 2012 untuk Sony PlayStation 3 dan Microsoft Xbox One.
BACA JUGA: Presiden SEGA mendadak mengundurkan diri
