Lagi-lagi Covid-19 (corona virus) berikan dampak negatif pada industri game. Kali ini acara Game Developer’s Conference (GDC) 2020 harus rela pesertanya berkurang karena Covid-19.
Epic Games telah memutuskan undur diri dari GDC 2020 untuk menghindari bahaya Covid-19. Epic games adalah pengembang dari banyak game populer seperti Fortnite. Tidak hanya itu, Epic juga dikenal sebagai pencipta Unreal Engine, salah satu engine 3D game paling populer saat ini.
- Setelah 25 tahun, PlayStation resmi jadi konsol video game terlaris sepanjang masa
- PlayStation luncurkan konsol spesial Death Stranding
Pengumuman ini hanya satu dari sekian banyak perusahaan yang mengundurkan diri dari GDC 2020 karena Covid-19. Meski banyak yang mengundurkan diri, GDC 2020 belum mengumumkan pembatalan acara tersebut.
Penyebaran Covid-19 memang sangat cepat, namun tingkat kematian karena virus tersebut cukup rendah. Meski demikian, CD Projekt Red, Electronic Arts, Facebook, Oculus, Kojima Production, Kowloon Nights, PUBG Corp, Sony, Square, dan Unity memutuskan untuk mengundurkan diri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hal ini jelas sangat memberatkan penyelenggara GDC 2020. Terlebih absennya Epic Games dan Unity sebagai pelopor 3D engine terkemuka membuat acara ini akan sangat kekurangan sosok pengembang engine.
Berdasarkan pengumuman terakhir, GDC akan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun pengumuman itu keluar sebelum pengunduran dari Microsoft, Unity, dan Epic Games.
San Fransisco, tempat diselenggarakan acara tersebut saat ini sedang dalam tahap waspada Covid-19. Maka dari itu masih ada kemungkinan acara ini akan dibatalkan.
BACA JUGA: Nintendo Switch dinobatkan sebagai konsol paling rapuh
