Production company asal Swedia dengan spesialisasi menggelar turnamen esports dan konvensi game, DreamHack, kini telah merilis semua agenda event yang akan mereka gelar sepanjang 2020.
2019 menjadi tahun yang sangat spesial bagi DreamHack karena kini mereka telah genap berusia 25 tahun. Diawali dengan sebuah festival pada 1994 sebagai ajang pertemuan para gamer tanpa adanya akses online, kini telah berkembang menjadi gaya hidup dan budaya internet bagi para pencinta video game dari seluruh dunia.
Meski setiap gelaran DreamHack sangat identik dengan turnamen Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO), tetapi event ini juga menampilkan banyak game dan pertandingan lainnya di bawah satu atap.
“Kami sangat bangga untuk merayakan hari jadi DreamHack ke-25 pada 9 Desember 2019. Dalam lima tahun terakhir, DreamHack telah berhasil menghadirkan pengalaman penuh kepada jutaan pengunjung dari seluruh dunia,” kata Marcus Lindmark, Co-CEO Dreamhack.
“Kini kami menatap 25 tahun berikutnya dari festival DreamHack untuk menghadirkan semua game kepada seluruh penggemar kami ke dalam satu atap,” tuturnya.
- Timnas AoV Indonesia sumbangkan perak di SEA Games 2019
- Tuan rumah Filipina tambah medali emas dari nomor Dota 2
Sejak awal yang sederhana pada 25 tahun lalu, DreamHack kini telah tumbuh menjadi fenomena esports global dan digital game. Pada 2018, DreamHack telah kedatangan lebih dari 350.000 pengunjung ke event mereka dan ratusan juta penonton dari siaran esports secara online mereka.
Dengan pertumbuhan jumlah penonton esports yang semakin cepat dan pendapatan industri yang diperkirakan akan mencapai US$1,1 miliar pada akhir 2019, DreamHack akan terus menjadi bagian dari pertumbuhan dengan merilis daftar agenda event yang akan mereka gelar sepanjang 2020.
Berikut agenda DreamHack sepanjang 2020:

BACA JUGA: Segala yang perlu Anda tahu tentang League of Legends Prestige Point Shop 2019
