Game Super Smash Bros. Ultimate (SSBU) baru saja melakukan penambahan hero dengan memasukkan karakter-karakter dari Dragon Quest.
Dengan niat untuk menghadirkan sesuatu yang baru sekaligus semakin membuat fighting game tersebut lebih menarik, hal ini justru mendapat sambutan buruk dari para pemain SSBU.
Hal ini disebabkan oleh hero dari karakter-karakter Dragon Quest di SSBU dianggap terlalu kuat alias overpowered (OP) jika dibandingkan dengan lainnya.
Alasan utamanya adalah karena hero-hero Dragon Quest itu memiliki elemen RNG yang disebut Thwack. Meskipun jarang terjadi, Thwack berfungsi sebagai perintah sekali-tekan-bunuh.
Dengan pemampuan sekuat itu, tidak mengherankan jika para pemain di level pro ingin hero-hero tersebut dilarang digunakan di dalam turnamen yang akan datang.
- Ingin jadi kapten tim sendiri, Dendi siap korbankan role sebagai midlaner
- Iseng cicipi World of Warcraft Classic, Ninja malah kecanduan
Sementara itu pencipta Dragon Quest XI, Hokuto Okamoto, juga mengakui bahwa elemen RNG membuat karakternya OP. Namun dirinya justru menilai bahwa hal ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi SSBU.
“Mereka bisa menyerang dan melancarkan beberapa pukulan yang sangat kuat. Saya pikir hal ini adalah poin yang bagus tentang karakter Dragon Quest,” ucap Hokuto Okamoto dalam sebuah wawancara dengan Nintendo Life.
Dengan scene kompetitif SSBU yang didedikasikan untuk membuat kompetisi tersebut sangat berbasis kepada keterampilan setiap pemain, bukan tidak mungkin akan ada banyak turnamen yang melarang untuk menggunakan hero-hero dari Dragon Quest itu.
Ini bukan pertama kalinya komunitas SSBU melarang sebuah hero untuk digunakan dalam turnamen. Pada Super Smash Bros. Brawl, hero Meta Knight mendapat larangan digunakan di seluruh dunia karena keahliannya yang terlalu kuat.
BACA JUGA: Bandai Namco umumkan rencana gelar turnamen SoulCalibur World Invitational pertama