Drama bug abuse yang terjadi di final Valorant SEA Games 2023 menjadi sebuah tanda tanya bagi para penikmat esports/game yang belum paham.

Dalam permainan video game, tentu terdapat berbagai bentuk kesalahan atau kekurangan yang ada di dalam sistem yang berjalan. Hal tersebut berlaku untuk segala platform, PC, Console, hingga game mobile terdapat kesalahan (bug/glitch).

Abuse adalah sebuah sikap atau tindakan penyalahgunaan yang sengaja dilakukan oleh seseorang atau kelompok tertentu terhadap sesuatu hal.

Lalu, apa yang dimaksud dengan bug abuse? Simak ulasan berikut ini.


Definisi bug abuse di dalam permainan atau turnamen

Tencent Games PUBGM_AntiCheating-
Kredit: Tencent Games

Melanjutkan penjelasan sebelumnya, bug abuse adalah “tindakan mengekploitasi sebuah kesalahan atau fitur tertentu di dalam permainan yang ditujukan untuk meraup keuntungan atau demi tujuan tertentu yang tidak bisa dilakukan pada umumnya.”

Seperti yang sudah dijelaskan juga, perilaku tersebut berlaku di berbagai permainan mulai dari PC, Console, hingga Game Mobile dan lainnya.

Beberapa bentuk bug abuse adalah sebagai berikut:

  • Memungkinkan pemain berlari menembus objek (Mis: tembok, jalan)
  • Memiliki Health Point (HP) tak terbatas
  • Menduplikasi objek tanpa izin
  • Memanipulasi permainan secara mekanik
  • Mengubah ritme kecepatan normal pada permainan
  • Mengetahui lokasi musuh secara tidak wajar
  • Hal lainnya

Perlu dicatat, perilaku bug abuse ini adalah salah satu tindakan tidak terpuji dan berbahaya jika kalian terapkan. Selain merugikan pemain lain, kalian juga bisa dirugikan dengan beragam model hukuman atau sanksi yang berlaku (Mis: akun permainan di-ban).

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Normal vs Gaming Mouse: Kalian pilih yang mana?