Jujubee S.A, developer game indie asal Polandia telah memperkenalkan game teranyarnya yang berjudul COVID: The Outbreak.

Game tersebut menyajikan edukasi tentang pandemi Covid-19 yang dibalut dengan kemasan permainan.

COVID: The Outbreak adalah game real-time strategy di mana pemainnya akan berperan sebagai organisasi global yang harus berhadapan dengan masalah pandemi.



Dalam game tersebut pemain bisa membuat kebijakan atau peraturan, mengembangkan proyek, mengelola sumber daya, dan membangun gedung sambil berlomba dengan waktu untuk membuat vaksin.

“Kami sangat bersemangat untuk memberikan edukasi melalui game,” ucap kepala pemasaran Jujubee, Pawel Nitta.

“Saat ini, banyak beredar informasi keliru mengenai virus corona, jadi kami harap game strategi kami akan berfungsi sebagai sumber hiburan dan pendidikan bagi para pemain.”

Pengembang game tersebut juga menyatakan bahwa 20 persen dari hasil penjualan di Steam pada bulan Mei dan Juni akan disumbangkan ke Coalition of Epidemic Preparedness dan organisasi amal lainnya yang berjuang melawan pandemi Covid-19.

Kemunculan COVID: The Outbreak di tengah masalah pandemi global menuai banyak respon, baik itu positif maupun negatif. Sebagian diantaranya menilai jika ini merupakan langkah yang bagus untuk memberikan edukasi, sementara yang lain berpendapat jika developer game hanya memanfaatkan tragedi untuk mendapatkan keuntungan.

Terlepas apapun maksud sebenarnya dari sang pengembang game, para pemain lah yang nantinya akan jadi penentu apakah game tersebut akan memberikan dampak positif atau sebaliknya.

COVID: The Outbreak akan dirilis di Steam pada 29 Mei nanti, Jika kalian yang tertarik, kalian bisa mengetahui informasi lebih lanjut melalui lama ini.

BACA JUGA: Para pro player Apex Legends sukses juarai ESPN Esports Valorant Invitational