Jika berbicara soal fighting game, nama-nama seperti Street Fighters, Mortal Kombat, Tekken, dan Dragon Ball Z akan menjadi yang pertama muncul di benak pencinta video games, mengingat eksistensi dan sudah seberapa lama permainan-permainan tersebut telah beredar.
Street Fighter menjadi fighting game tertua yang pernah ada setelah pertama kali muncul pada 1987. Di susul oleh Mortal Kombat (1992), Tekken (1994), dan Dragon Ball Z (1995).
Belum lagi jika kita menambahkan game-game seperti Fatal Fury (dirilis pada 1991), Art of Fighting (1992), Killer Instinct, dan Vitua Fighter (1994) yang bisa dibilang kini telah punah.
Meski terus mendapatkan pembaharuan dari versi ke versi, ternyata hal tersebut tidak menjamin bahwa game-game Street Fighters, Mortal Kombat, Tekken, dan Dragon Ball Z akan terus menjadi yang terfavorit hingga saat ini.
Hal ini terbukti pada jumlah pendaftar yang masuk untuk mengikuti salah satu event fighting game terbesar di dunia, Evolution (EVO) 2019 Championship Series, di mana Super Smash Bros. Ultimate yang baru dirilis pada 2018 menjadi yang terbanyak.

Hal ini terungkap berkat cuitan Presiden EVO, Joey Cuellar, melalui akun Twitter pribadinya.
Dalam cuitannya itu, Cuellar merilis daftar fighting game yang bakal diperlombakan di EVO 2019 beserta jumlah pesertanya. Super Smash Bross. Ultimate bertengger di puncak dengan total 3.492 peserta.
Jumlah tersebut jauh mengalahkan Street Fighter V (1.929 peserta) dan Tekken 7 (1.885) yang tepat berada di bawah Super Smash Bross. Ultimate.
Hal ini juga menunjukkan bahwa Street Fighter V menjadi game dengan penurunan jumlah peserta terbesar setelah pada EVO 2018 diikuti oleh 2.484 pemain.
Sementara Tekken 7 masih terus menunjukkan peningkatan jumlah peserta setelah pada event yang sama edisi tahun lalu hanya diikuti oleh 1.538 pemain.
Sementara Mortal Kombat 11 berada di peringkat kelima dengan 1.567 peserta atau kalah dari Samurai Shodown (1.719). Sedangkan Dargonball FighterZ berada di peringkat ketujuh dengan 1.191 peserta.