Tim Sweeney, pendiri, CEO, pemegang saham mayoritas Epic Games, dan pengembang Unreal Engine 3, telah menyumbangkan lahan dataran tinggi Appalachian yang terletak di Carolina Utara. Sumbangan diberikan kepada Southern Appalachian Highlands Conservancy untuk melestarikan keindahan alam.
Menurut executive director Southern Appalachian Highlands Conservancy, Carl Silverstein, donasi ini adalah hadiah paling besar yang pernah didapat sarana konservasi tersebut. Pemberian CEO Epic Games itu dikabarkan memilkiki total luas sekitar 7.500 hektar. Di lahan itu terdapat proyek restorasi Chestnut Amerika terbesar, enam air terjun, dan sejumlah lokasi indah lainnya.
Southern Appalachian Highlands Conservancy akan mengelola lahan donasi ini sebagai cagar alam dan studi ilmiah. Setelah proses pemindahan kepemilikan rampung tahun depan, pihak konservasi berencana untuk mengadakan pendakian berpemandu untuk siswa, pramuka, dan lainnya.
- Sering bagi-bagi game gratis, Epic Game Store diprediksi rugi Rp7,3 triliun
- Segera klaim game gratis dari Epic Games Store

The Southern Appalachian Highlands Conservancy telah mencoba untuk mendapatkan sebidang tanah yang luas selama bertahun-tahun untuk melestarikan lingkungan dengan mempertahankan bentuk aslinya. Menurut Silverstein, tanah yang diperoleh dari Tim Sweeney masih mempertahankan kondisi yang sama selama beberapa generasi.
Tim Sweeney telah lama menjadi anggota Southern Appalachian Highlands Conservancy dan telah melakukan akuisisi tanah sejak awal 2010-an. Anggota lain sangat antusias dengan apa yang akan dihasilkan dari donasi ini di kemudian hari. Perusahaan game dan teknologi lain seperti Razer juga ikut mencoba konservasi yang serupa tetapi melalui penjualan produk.
Meski tengah menjalani proses persidangan yang melibatkan Epic Games dan Apple, tampaknya itu tidak menghalangi Sweeney dari bersikap dermawan. Sweeney juga sudah aktif di bidang konservasi selama bertahun-tahun, membantu memperluas taman dan menyelamatkan lahan hutan untuk ikan dan satwa liar.
BACA JUGA: The Last of Us 2 resmi jadi game paling berprestasi sepanjang sejarah