Blizzard Entertainment mengumumkan Diablo IV, game Action RPG bersejarah yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya, pada BlizzCon 2019 yang bertempat di California, Amerika Serikat, pada Jumat (1/11/2019).
Diablo IV semakin menarik pemain ke dalam story yang “gelap” dan memberi mereka kebebasan untuk menentukan arah petualangan mereka sendiri di dalam dunia Sanctuary yang luas dan intens. Banyak peserta yang tak sabar menjadi orang-orang pertama di dunia untuk memainkan versi publik demonya.
Mengemban seri terdahulunya, Diablo IV akan membawakan gameplay yang mendalam, efek mencengangkan, beragam monster, petualangan besar mencari legendary loot, serta playability dan progres tanpa batas.
Diablo IV ini tetap mendukung solo play dan party play. Selain itu terbuka juga peluang melakukan party di Sanctuary yang dimasuki bersama, baik untuk menghadapi tantangan besar, atau bahkan saling membantai dalam mode PvP.
“Sanctuary telah menjadi rumah bagi para pemain Diablo selama lebih dari 20 tahun dan atas kecintaan dan apresiasi kami yang mendalam terhadap komunitas, maka kami mengumumkan Diablo IV hari ini,” kata J. Allen Brack, presiden Blizzard Entertainment.
“Kami tak sabar untuk kembali ke ‘kegelapan’, gameplay utama Diablo yang dicintai para pemain, sera menjelajahi dunia dan kisahnya dengan cara-cara baru. Kami ingin para pemain segera merasakannya.”
- Evo 2020 bakal digelar di Mandalay Bay, Las Vegas
- Langkah Garuda Muda di WESG 2019 SEA Finals terhenti di fase grup
Untuk pertama kalinya di Diablo pada seri ini, Sanctuary akan menjadi daratan yang saling terhubung dan tanpa batasan zona, berupa wilayah yang beragam mulai dari gurun Kejhistan yang membara, hutan Scosglen hunian bangsa werewolf, sampai alam liar Dry Steppes yang tak mengenal kata ampun.
Di BlizzCon, Blizzard juga mengumumkan tiga class karakter Diablo IV, ketiganya dapat dimainkan:
- The Barbarian, terkenal atas kekuatan tak tertandingi dan serangan jarak dekat, menggunakan sistem baru yang lebih kuat dalam battle yaitu Arsenal, dimana mereka dapat membawa epat jenis senjata dan bergonta-ganti di antara keempatnya untuk menyerang dengan gaya senjatanya sendiri-sendiri.
- The Sorceress, akan kembali ke akarnya dari Diablo II, mengendalikan elemen untuk memusnahkan musuh, baik dari memunculkan skill yang mirip dengan Glacial Spike di atas tanah, menyetrum dengan Charged Bolt, atau menjatuhkan hujan Meteor dari langit.
- The Druid, adalah shapeshifter buas yang semakin diperkuat untuk bebas berubah menjadi werewolf, werebear, dan human untuk melepaskan kekuatan alam yang dipadukan dengan kekuatan Burning Hell.
Ketiga karakter ikonik itu menghormati sejarah franchise ini, dan menunjukkan bagaimana Diablo IV melestarikan budaya inti dari fantasi Diablo sembari memberikan gameplay dan inspirasi yang segar kepada para pemain.
Para pemain akan mampu bereksperimen dan menemukan beragam character build melalui talent tree dan skill yang mudah disesuaikan, sistem loot yang mendalam dan dipenuhi oleh set item dan item legendary, sistem rune dan kombinasi rune word, bahkan tunggangan kustom untuk melalui dunia dengan sistem mirip open world.
Diablo IV saat ini masih dalam tahap pengembangan dan akan dirilis untuk platform PC, PlayStation 4, dan Xbox One.
BACA JUGA:Tiket Dota 2 Singapore World Pro Invitational telah tersedia