Media bagaikan pisau bermata dua bagi semua pihak, termasuk para pelaku di dunia esports. Dengan memiliki kesadaran untuk menjaga hubungan dengan awak media, secara tidak langsung hal tersebut dapat membantu karier seseorang ke arah yang lebih baik.
Hal ini seakan masih kurang diperhatikan oleh segelintir penggiat di dunia esports, terutama dari kalangan pemain profesional. Sering kali di antara tidak memanfaatkan kesempatan diwawancarai oleh pihak media, hingga ada yang menjadikannya sebagai candaan.
Padahal, bisa mendapatkan publikasi dari media adalah kesempatan besar bagi mereka untuk mempromosikan atau menunjukkan kepada banyak orang tentang kualitas diri mereka yang sebenarnya.
Hal ini sangat dibutuhkan bagi mereka yang memiliki label sebagai profesional dalam bidang apa pun dalam pengembangan diri mereka, termasuk para player esports. Dengan demikian, ia bisa menjaga dan mengangkat nama baik dirinya sendiri mau pun organisasi yang menaunginya.
Mengingat betapa pentingnya bagaimana cara bersikap dan memanfaatkan media ini menjadi salah satu materi yang diberikan kepada para peserta yang mengikuti pelatihan di EXP Esports Academy yang bertempat di Menara Digitaraya, Jakarta Pusat, pada 27-28 November 2019.
Dengan mengundang para pelaku media seperti Dennis Adishwara (Rombak Media) dan Yabes Elia (Hybrid), mereka berdua mencoba memberikan pemahaman mengenai manfaat media bagi kelangsungan karier di dunia esports kepada para peserta.
“Kesopanan dan tata krama itu penting, bahkan bagi mereka yang sering ‘mempertontonkan’ diri ke publik sebagai gamer yang suka sumpah-serapah saat bermain atau streaming,” ucap Dennis Adishwara.
“Pastikan setiap kali Anda bertemu dengan orang lain, apalagi itu media, tunjukkanlah bahwa kalian itu adalah sosok yang sopan sehingga orang lain juga akan menghormati kalian.”
Hal senada juga diungkapkan oleh Yabes Elia dengan menekankan kepada menjaga pandangan media terhadap diri sendiri demi kelangsungan karier yang telah dibangun.
“Hal yang harus menjadi top of mind-nya adalah media bisa membuat nama kalian menjadi bagus atau jelek. Ketika mampu menjaga persepsi media tetap positif, peluang karier kalian bisa panjang akan terbuka lebar. Hal sebaliknya akan terjadi jika media sampai menjelek-jelekkan Anda,” ucap Yabes.
BACA JUGA: Semua yang perlu Anda ketahui tentang PMCO Fall Split 2019 Global Finals