Auto Chess adalah permainan yang membawa genre baru. Permainan ini dirilis pada tanggal 18 April 2019 di Google Play Store, hanya 8 bulan setelah perilisan, Auto Chess berhasil dapatkan penghargaan Game Inovatif Terbaik Google Play untuk tahun 2019.
Membawa genre Auto Battlers bersama Valve, Auto Chess jalani awal yang sulit pada tahun 2019. Seiring berjalannya waktu, game ini semakin diminati dan terus tunjukan tren positif. Kemudian Epic Games memutuskan berhenti berkolaborasi dengan Valve untuk menjadi game individu eksklusif.
- Raih perak di SEA Games 2019, timnas Mobile Legends dan AOV dapat bonus Rp750 juta
- Setelah SEA Games, Meat langsung wakili Indonesia di Esports World Championship 2019
Penghargaan dari Google Play ini bisa jadi suatu pengakuan Auto Chess sebagai game pelopor genre auto battler.
“Awalnya, kami sangat senang bisa terpilih untuk penghargaan global dan otoritatif ini. Sekarang, kami merasa sangat terhormat telah menerima Google Play 2019 Best Innovative Game Award dan juga telah terpilih sebagai Google Play Best Game Award 2019 di Korea Selatan,” tulis Drodo, pengembang game, dalam pengumuman terbarunya.
Setelah memelopori genre auto battler dan kemudian jadi patokan untuk diikuti game-game lain hanya dalam waktu kurang dari setahun, tentunya ini adalah prestasi yang luar biasa.
“Kami berterima kasih kepada Google Play Store dan kami juga sangat berterima kasih kepada para pemain yang telah mendukung kami hingga saat ini. Anda adalah motivasi kami untuk terus maju. Terima kasih telah bersama kami terlepas dari kekurangan kami, dan mendorong kami untuk meningkatkan permainan,” tambah Drodo.

BACA JUGA: Reality Show bertajuk “Asia’s Got Game” bakal segera hadir