Tak ada yang memungkiri kualitas dari Erdenetsogt “erkaSt” Gantulga di cabang Counter Strike: Global Offensive. Ia adalah salah satu pilar terpenting dari tim Grayhound Gaming.
Meski begitu, The StarLadder Berlin Major akan menjadi turnamen terakhirnya bersama Grayhound. Organisasi Australia itu yang mengumumkannya.
Grayhound mengatakan bahwa tak bisa mengamankan visa Australia untuk erkaSt agar dia bisa tinggal di negara tersebut. Sebelumnya sang player hanya menggunakan visa pelajar di negara Kangguru.
ErkaSt sudah bermain bersama Grayhound sejak Juni 2017. Pemain asal Mongolia itu membantu tim lolos lima turnamen internasional LANs dan dua CS: GO Majors. Ia juga membawa tim memenangi StarLadder Asia Minor beberapa waktu lalu.
Grayhound tak akan mengumumkan pengganti ErkaSt sampai turnamen selanjutnya. Tapi tak bisa dimungkiri mereka akan kehilangan salah satu player terbaiknya.
Pengumuman kepastian ini muncul beberapa hari setelah Newmeta Esports, situs esports Mongolia, mengabarkan bahwa ErkaSt akan membentuk tim dengan roster yang semuanya adalah warga Mongolia.
Memang sudah ada tim bernama TheMongolz yang berisi semua tim asal negara tersebut. Tapi mereka belum lagi bermain sejak 20 Mei. Tim tersebut dipimpin player terbesar di negaranya, Enkhtaivan “Machinegun” Lkhagva.
Jika kabar itu benar, bisa jadi ErkaSt akan bergabung dengan TheMongolz. Tim ini berpotensi punya roster baru ke depannya.