Di tengah pandemi Covid-19, semakin sulit mampir ke toko untuk membeli game baru sehingga dewasa ini pembelian game secara digital menjadi opsi yang diminati. Satu kelemahan besar dari membeli secara digital adalah tidak ada lagi koleksi nyata yang dapat dikumpulkan oleh para gamer. Bahkan beberapa platform game telah meninggalkan media fisik dan semakin membuat game fisik mengalami penurunan.
Analis dan pakar di industri game telah menyatakan bahwa “media fisik sedang sekarat” untuk sementara waktu. Hal ini didasari fakta penjualan fisik yang terus menurun dalam dekade terakhir, tetapi game fisik belum mati total.
Baru-baru ini, laporan pasar video game yang dilakukan oleh GamesIndustry.biz menyoroti beberapa tren konsumen tahun 2020 yang menarik di industri video game. Selain video game yang mengumpulkan pendapatan hampir US$175 miliar tahun ini, laporan tersebut juga memuat beberapa metrik menarik pada media fisik vs. media digital. Di seluruh industri video game, 91 persen dari total pendapatan dari penjualan game di tahun 2020 berasal dari media digital. Hanya dua persen dari total pendapatan PC berasal dari pembelian game fisik, sedangkan di konsol, pembelian media fisik hanya mencapai 28 persen.
- Rockstar Games batalkan Bully 2 demi fokus garap GTA 6?
- Terjadi perdebatan soal Phantom vs Vandal, Riot Games rilis statistik ini
Jelas faktor terbesar pada tren konsumen ini adalah pembatasan sosial di seluruh dunia. Dalam banyak kasus, dan selama berbulan-bulan, membeli game fisik menjadi sesuatu yang berbahaya atau sama sekali tidak mungkin dilakukan, jadi angka ini secara teoritis masuk akal untuk tahun 2020.
Secara keseluruhan, perbandingan penjualan digital dengan media fisik mungkin telah diperburuk tahun ini karena keadaan tersebut, tetapi trennya tidak berubah drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan yang stabil pada game fisik telah sering dibicarakan, dan Covid-19 semakin memperparah hal tersebut pada tahun 2020.
Mekanisme etalase digital di PC yang sangat populer saat ini seperti Steam, Epic Games Store, dan bahkan contoh terbaru seperti Xbox Game Pass telah membungkam keefektifan media fisik. Belum lagi PC dengan drive disk sudah menjadi sangat langka.

Dengan semua itu, apakah tahun 2021 bakal menjadi waktu terakhir bagi keberadaan media fisik di dunia game, atau mungkin suatu kejadian luar biasa akan terjadi dan membuat media fisik kembali berjaya.
BACA JUGA: Kanye West sempat temui Nintendo untuk membuat game