Manajer Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, mengakui bahwa game Football Manager telah menjadi salah satu pemicu dirinya semakin serius mendalami dunia kepelatihan sepak bola. Selain itu, dirinya juga menceritakan banyak hal tentang kedekatannya dengan game tersebut.
Bagi sebagian orang, Football Manager dimainkan sebagai sebuah kesenangan pribadi untuk bisa memenuhi hasrat menangani tim yang diinginkan dan memiliki para pemain terbaik di dalam skuat, meski hanya di dalam game. Namun bagi Postecoglou, game ini menjadi awal dari karier kepelatihannya.

Hal ini diakui secara langsung oleh pelatih asal Australia berdarah Yunani tersebut dalam sebuah interview bersama GOAL mengenai FM24. Dirinya juga mengaku bahwa apa yang bisa dilakukan seorang manajer klub sepak bola di dunia nyata juga bisa dilakukan di dalam game dengan sama menyenangkannya.
“Sungguh menakjubkan tentang apa yang dapat Anda lakukan di dalam kehidupan nyata, ternyata bisa lebih menakjubkan lagi untuk dilakukan lakukan di Football Manager. Di situlah semuanya dimulai bagi saya,” ucap Ange Postecoglou kepada GOAL.
Postecoglou mengaku bahwa dirinya sudah mulai memainkan Football Manager sejak edisi pertama pada 2005 atau FM 2005. Saat itu, dirinya juga sudah mulai menjadi pelatih timnas Australia U17 dan U20.

Setelah memainkan FM 2005, Postecoglou mengaku sangat tertarik karena game tersebut memiliki konsep yang cukup sama dengan apa yang saat itu ia lakukan. Namun, tentu saja ada perbedaan yang sangat mencolok, terutama dalam hal kebebasan.
“Mungkin saya sudah mulai memainkannya tidak lama setelah (edisi pertama) rilis, dan pada saat itu saya juga telah bekerja di tim nasional,” ujar manajer berusia 58 tahun itu.
“Saya menyukai konsepnya dan sangat mirip dengan apa yang saya lakukan pada saat itu. Tetapi game ini hanya menjadi perpanjangan dari itu, karena Anda memiliki kebebasan di dalam permainan untuk melakukan hal-hal yang tidak diperbolehkan di dalam kehidupan nyata,” tuturnya.
| BERITA TERKAIT |
| Daftar klub Liga 1 Indonesia terbaik menurut FM24 |
| Statistik FM24 Radja Nainggolan, gelandang anyar Bhayangkara FC |
| Rating pemain Indonesia di FM24, siapa yang terbaik? |
Pengalaman Ange Postecoglu memainkan Football Manager

Sebagai penggemar game Football Manager sejak edisi pertama, Postecoglou tentu memiliki banyak pengalaman dan kenangan memainkan game simulasi manajerial sepak bola tersebut. Ia pun punya cukup banyak hal untuk diceritakan mengenai hal ini.
Dalam memainkan FM, Postecoglou mengaku lebih senang untuk menangani klub-klub kecil untuk bisa mencapai level tertinggi. Dirinya pun menceritakan kisah sukses dalam melakukan hal tersebut bersama klub yang kini bermain di National League atau tier kelima dalam piramida sepak bola Inggris, Southend United.
“Seperti kebanyakan orang, saya suka menangani klub kecil untuk mencapai ke level tertinggi. Dan saya rasa klub yang cocok bagi saya adalah Southend United,” kata Postecoglou.
“Satu-satunya alasan mengapa saya memilih klub tersebut karena (namanya) paling mirip dengan South Melbourne, klub tempat saya tumbuh dan bermain. Saya berhasil membawa klub bermain di Liga Champions.”
“Itu adalah momen terhebat saya, tetapi juga menjadi patah hati terbesar setelah klub memecat saya hanya dalam enam bulan setelahnya, tepat ketika saya mengharapkan (dibuatkan) sebuah patung (sebagai penghargaan),” tuturnya.

Di sisi lain, Postecoglou juga mengaku sering memainkan klub-klub besar yang ada. Namun motivasi utama dirinya memainkan klub tersebut adalah untuk menemukan para pemain masa depan alias wonderkid yang terdata di dalam game.
“Saya juga pernah bergabung dengan klub-klub besar, tetapi kesuksesan seperti itu tidak terlalu memuaskan. Namun saya hanya ingin mencoba menemukan bintang masa depan, dan saya cukup agresif dalam hal transfer,” ucap manajer yang pernah melatih klub Yokohama F. Marinos di J.League.
“Saya tidak suka bersama pemain terlalu lama dan terus bergerak (di bursa transfer). Jadi saya pernah memiliki beberapa keberhasilan (transfer),” tuturnya.
Sangat menarik mendengar kisah seorang manajer sepak bola sukses yang mengaku bahwa Football Manager menjadi salah satu landasan mereka dalam berkarier. Hal ini tentu dapat menginspirasi banyak orang untuk bisa mengikuti jejaknya, meski tentu saja tidak akan pernah cukup untuk bisa mewujudkannya hanya dengan bermain FM saja.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Setting camera FM24 terbaik – Aksi pemain jadi lebih keren