Timnas INA2 PUBGM Team berhasil menyabet medali emas di SEA Games 2023 yang bertempat di Olympia Mall Phnom Penh, Minggu (14/5). Raihan ini pun membuat para wakil bangsa sukses menjaga tradisi emas di nomor PUBGM Team pada ajang prestisius tersebut.

Setelah hari ketiga babak final alias merampungkan 18 ronde yang ada, timnas INA2 berhasil meraih 178 poin. Jumlah ini menjadi yang tertinggi, melampaui dua wakil dari Vietnam, VIE1 dan VIE2, masing-masing dengan 152 dan 151 poin.

Di sisi lain, INA1 yang menjadi salah satu wakil Indonesia lainnya harus puas finis di peringkat kelima dengan total raihan 124 poin.

Keberhasilan Timnas INA2 ini tentu sangat membanggakan bagi seluruh penggemar di Indonesia. Namun di balik kesuksesan tersebut, performa Satarrr dkk sebenarnya bisa dibilang menurun di hari terakhir sehingga perolehan poin mereka sempat didekati oleh pesaingnya.

Setelah berhasil mengumpulkan total 5x Winner-Winner Chicken Dinner (WWCD) serta mengumpulkan 130 poin di akhir hari kedua atau unggul 28 dari VIE1, selisih tersebut sempat menyempit menjadi 14 poin saja.

Hal ini tentu membuat pendukung dan penggemar PUBGM di Indonesia sempat dibuat khawatir jika hal ini terus terjadi hingga ronde terakhir. Namun beruntung bagi Indonesia, VIE1 yang menjadi pesaing terdekat INA2 sudah tereliminasi di awal Ronde ke-18 dan memperbesar peluang wakil Indonesia ini untuk meraih medali emas.



Satarrr akui target timnas INA2 PUBGM tak muluk-muluk di day 3

Timnas INA2 PUBGM Indonesia, SEA Games 2023 PUBG Mobile, SEA Games 2023, PUBG Mobile
Kredit: PUBG Mobile Indonesia

Mengenai penurunan performa yang terjadi kepada timnas INA2 PUBGM Team di hari terakhir, salah satu player mereka, Satarr, mengungkapkan hal apa yang menjadi penyebab dari hal tersebut.

Dalam enam ronde yang ada di hari terakhir, timnas INA2 PUBGM Team tidak mampu menambah raihan WWCD. Mereka juga “hanya” mampu menambah 48 poin di hari ketiga yang tentunya kurang bagus untuk mengamankan posisi puncak.

Menurut Satarr, performa tersebut disebabkan karena target mereka yang tidak terlalu muluk-muluk di hari ketiga. Mereka hanya ingin menjaga konsistensi dalam bermain untuk bisa meraih poin yang cukup demi terus menjaga jarak dari pesaing terdekatnya, Vietnam.

“Sebenarnya (di hari terakhir) kami hanya mencari konsistensinya saja sih. Jadi kami ingin menganggap diri kami… walaupun Vietnam itu jago, tetapi kami lebih jago, dan kalau mereka #1 (di satu ronde), kita (minimal harus bisa) #2,” ucap Satarrr kepada Esports ID.

Hal ini mungkin saja telah menurunkan performa timnas INA2 PUBGM di hari terakhir. Namun di sisi lain, hal ini juga membuat mereka bisa tetap bermain dengan lebih tenang dan tidak terlalu terbebani dalam mempertahankan posisi puncak klasemen.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA: Jadwal SEA Games 2023 PUBG Mobile, format, hasil dan cara menonton