RRQ RYU saat ini masih cukup berjuang keras di PMPL ID Fall 2022 yang sudah memasuki akhir pekan kedua pada Minggu (31/7). Sebagai salah satu unggulan juara, RRQ terpuruk di papan klasemen tengah ke bawah. Ada apa dengan sang Raja?

Sebagai the most improving team dalam kurun waktu satu tahun terakhir, RRQ memang selayaknya diperhitungkan untuk menjadi juara PMPL. Walau usaha mereka belum sampai, namun progres positif selama ini sudah cukup menjanjikan.

Terlebih, hadirnya beberapa nama penting seperti Mort, Asaa hingga Chuckles cukup melengkapi kekuatan tempur RRQ RYU yang ada pada Nerpehko dan Valdemort. Memasuki PMPL ID Fall 2022 ini performa mereka sangat jauh dari ekspektasi sebagai juara. Hal itu menimbulkan tanda tanya besar di benak setiap penggemar.



Salah satunya hadir dari sang caster, Resky Boga. Ia berpandangan jika RRQ memiiki kekurangan dari segi strategi (strategi mudah terbaca). Tampil dengan susunan roster terbaiknya, lantas tidak membawa sang Raja ‘bangun’ dan menumpas lawan-lawan di medan tempur.

PMPL ID Fall 2022 - Resky Boga
Resky Boga | Kredit: Resky Boga (Instagram)

“Menurut saya tentang RRQ itu, mereka memang tidak mengubah roster sama sekali. Tapi saya lihat kini mereka tampaknya dari segi strategi sudah mulai terbaca oleh tim lainnya. Mungkin bisa di bilang juga mereka itu sebenarnya ‘telat panas’ saja,”

“Saya masih yakin sama kemampuan mereka, kalau mereka bisa lebih fokus. Terlebih tim-tim sekarang juga begitu ambisius, jadi saya rasa mereka perlu bergerak cepat memperbaiki kesalahan-kesalahan atau kekurangan yang ada selama 2 pekan ini,” ujar Resky.

Namun, apakah benar jika RRQ RYU redup di PMPL ID Fall 2022 karena strategi mereka yang sudah bisa dibaca tim lainnya? Atau mungkin ada faktor lain? Simak ulasan ONE Esports berikut ini.


RRQ RYU redup di PMPL ID Fall 2022, ini jawaban Mort

Dalam sesi media interview PMPL ID Fall 2022 pada Minggu (31/7), Ari “Mort” Wahyu Maulana selaku penggawa dari RRQ RYU memberikan tanggapan mengenai kondisi timnya yang saat ini tengah dalam kondisi yang kurang baik.

RRQ RYU - Mort
Kredit: PUBG Mobile Indonesia

Bukan karena strategi, Mort mengakui timnya bermain buruk karena faktor teknis yakni Jaringan. Kendala jaringan membuat mereka tidak percaya diri dalam bermain dan hal tersebut cukup mengacaukan situasi permainan RRQ RYU.

“Kalau dari saya menanggapi performa tim selama dua pekan ini, itu lebih dikarenakan rekan-rekan setim saya yang bermain tidak seperti biasanya ya. Mereka tidak bermain ‘lepas’ seperti ada tekanan tertentu ditambah faktor jaringan juga kurang baik,”

“Hal itu kemudian mengacaukan permainan kami, teman-teman tidak bermain dengan PD dan ya begitu saja,” ujarnya.


Berbicara dari segi strategi, Mort mengungkapkan jika timnya sebenarnya tidak memiliki hal baru dari segi taktik. Namun, karena faktor teknis yang telah disebutkan, strategi dasar saja tidak dapat dieksekusi dengan baik. Mereka pun memilih untuk bermain aman demi mengurangi resiko terburuk karena kendala-kendala yang dihadapi.

PMPL SEA Spring 2022 - RRQ RYU
RRQ RYU | Kredit: PUBG Mobile Indonesia

“Untuk strategi baru mungkin tidak ada, namun kami memang sulit bermain dan menerapkan strategi permainan kami karena faktor jaringan yang kurang baik. Kami bermain dengan penuh keraguan dan akhirnya kami memilih untuk bermain aman saja,” ungkap Mort.

Di akhir, Mort menegaskan berbagai kendala tim yang telah disebutkan sebelumnya saat ini sudah mulai diperbaiki. Ia yakin jika timnya bisa memberikan performa yang lebih baik di pekan terakhir PMPL ID Fall 2022 dan bermain seperti seharusnya.



“Untuk kendala jaringan, saat ini sudah diperbaiki. Kedepannya saya yakin kami bisa bermain baik tidak seperti pada pekan pertama. Masalah kepercayaan diri juga saya kira perlahan akan membaik sehingga performa kami bisa meningkat,”

“Pekan ketiga, saya tidak punya target apapun terkait lawan yang ingin dijatuhkan. Intinya saya yakin tim kami bisa kembali ke performa terbaik saja,” pungkasnya.

BACA JUGA : Ramai persaingan, Odidieu sebut PMPL ID Fall 2022 lebih seru!