Salah satu player senior RRQ RYU, RRQ Nerpehko, mengakui bahwa performa tim di PMPL ID Season 4 cenderung menurun dari waktu ke waktu. Padahal mereka sempat tampil ganas di awal musim reguler.
RRQ RYU sukses mengejutkan banyak pihak dengan peraih gelar juara musim reguler PMPL ID Season 4. Hal ini juga membuat mereka berhasil meraih satu tiket menuju PMPL SEA Championship Season 4.
Sebagian besar keberhasilan RRQ RYU menjadi juara musim reguler PMPL ID Season 4 ini disebabkan oleh performa mentereng yang mereka tunjukkan di pekan pertama, di mana mereka langsung berhasil memuncaki klasemen Super Weekend 1 dengan raihan 151 poin dan tiga Winner-Winner Chicken Dinner (WWCD).
Namun setelah itu, performa RRQ RYU cenderung menurun, meski mereka tetap mampu meraih banyak poin hingga mampu mempertahankan posisi di puncak klasemen Super Weekend hingga akhir.

Hal ini membuat ONE Esports tertarik untuk menanyakan tentang apa yang terjadi kepada tim RRQ RYU kepada RRQ Nerpehko. Ia pun menyinggung dua hal, yaitu mental dan chemistry tim yang menjadi faktor utama yang berdampak pada gameplay mereka.
“Menurut saya apa yang terjadi kepada tim, mungkin dalam hal mental dan chemistry kami juga masih belum terlalu enak. Jadi di saat kami sedang berada di atas, membuat kami berpikir untuk bermain save saja dan lebih pasif,” ucap RRQ Nerpehko kepada ONE Esports.
“Makin lama permainan kami menjadi lebih banyak menahan diri, tidak perlu make a play, dan lainnya. Hal itu terjadi sampai pekan ketiga (PMPL ID Season 4) karena kami memiliki beban untuk terus berada di puncak klasemen yang juga secara tidak langsung telah mengubah gameplay kami,” tuturnya.
Menurunnya performa RRQ RYU ini terus berlangsung hingga fase Country Finals, di mana mereka finis di posisi kedelapan dengan raihan total 115 poin dan satu WWCD.
- Kisah tangisan GD GIDS Daybot usai “mati konyol” di game terakhir
- Tips dari GD GIDS Satar untuk menjadi player PUBG Mobile berkualitas
Perbedaan RRQ RYU musim ini dengan sebelumnya di mata RRQ Nerpehko

Meski demikian, perubahan yang dilakukan manajemen tim pada diri RRQ RYU pada off-season PMPL ID Season 4 telah memperlihatkan hasil yang signifikan. Kini tim telah berhasil meraih prestasi yang tampak begitu sulit untuk bisa direalisasikan pada musim-musim sebelumnya.
Pada off-season PMPL ID Season 4, RRQ RYU melepas beberapa player dan mendatangkan tiga nama baru ke dalam roster, yaitu Mort, Asaa, dan Chuckles. Dua nama yang disebut pertama menjadi andalan utama tim hingga meraih prestasi ini.
Bagi RRQ Nerpehko, hadirnya para pemain baru untuk melengkapi roster tim RRQ RYU ini adalah faktor utama yang menjadi pembeda bagi mereka jika dibandingkan dengan beberapa musim PMPL ID sebelumnya.
“Mungkin perbedaannya ada di pengalaman aja sih. Kami kedatangan pemain baru, Bang Mort, yang sudah juara PMPL season lalu. Hal ini juga menambah pengalaman ke dalam tim dan juga untuk saya. Walaupun saya player lama, tetapi belum pernah menang. Sedangkan dia yang baru bisa langsung menang,” kata RRQ Nerpehko kepada ONE Esports.
“Namun chemistry kami juga masih harus terus diasah lagi karena kami baru bermain bersama selama sebulan,” tuturnya.
Menarik untuk dinantikan seperti apa persiapan tim dan cara yang digunakan agar performa RRQ RYU bisa seganas seperti di awal PMPL ID Season 4 di ajang PMPL SEA mendatang. Kita tentu berharap ada banyak wakil Indonesia yang bisa lolos ke PMGC 2021 dari ajang PMPL SEA untuk menemani Genesis Dogma GIDS.
BACA JUGA: EKSKLUSIF: Setelah trofi PMPL ID Season 4, Genesis Dogma incar juara dunia