Fase League Play dari turnamen PUBG Mobile Global Championship (PMGC) 2020 telah berakhir pada Minggu (20/12/2020). 16 tim terbaik dari fase ini telah memastikan diri lolos ke babak final yang akan digelar secara offline di Dubai, Uni Emirat Arab, pada tanggal dan tempat yang belum diumumkan.

Pada fase League Play, Four Angry Man (4AM) berhasil keluar sebagai juara setelah sukses tampil ganas di pekan terakhir hingga jauh meninggalkan Bigetron RA di posisi kedua. Padalah dalam beberapa pekan terakhir, wakil Indonesia itu mampu menguasai puncak klasemen sementara.

Di sisi lain, Aerowolf Limax yang sempat kesulitan untuk tampil di Super Weekend demi menambah raihan poin mereka agar masuk ke 16 besar, berhasil lolos ke Super Weekend 4 dan finis di peringkat ke-15.

Pada game terakhir di hari ketiga Super Weekend 4 sempat diwarnai oleh aksi tiga player Loops Esports, Federal, Ciaowski, dan Gxlden, memilih untuk berdiam diri di dalam bangunan berbentuk gereja di sekitaran Ruins di map Erangel.

Mereka bertiga memilih jongkok membentuk sebuah lingkaran di dalam gereja tersebut untuk waktu yang cukup lama sebelum ditemukan oleh salah satu player RRQ Athena, G9, dan menghabisi mereka tanpa perlawanan.

Sementara satu player Loops Esports lainnya, Carrilho, memilih untuk bermain seperti biasanya dengan menghindar dan mencoba memberi perlawanan kepada musuh yang menembakinya.

Dua caster untuk siaran Bahasa Indonesia, Bro Pasta dan Wolfy, sempat berpikir bahwa hal ini dilakukan oleh tiga pemain Loops sebagai refresing setelah melalui turnamen yang berlangsung begitu panjang dan padat, terlebih posisi mereka di peringkat keenam sudah sulit untuk mengejar tim yang berada di atas mereka, Klas Digital Athletics, dan takkan terkejar oleh Team Secret Jin yang tepat berada di bawah mereka.

Namun, ternyata ada alasan lain di balik aksi kurang terpuji di scene kompetitif yang dilakukan oleh tiga player Loops Esports itu. Hal ini dilakukan ternyata sebagai bentuk protes akibat adanya masalah internal yang tengah melanda organisasi asalh Brasil itu.



Hal ini terungkap setelah PUBGM TV BR memposting pernyataan daru pihak Loops Esports mengenai aksi ketiga player mereka itu sebagai bentuk dari “protes terhadap masalah internal”.

Pernyataan itu berbunyi: “PROTES BERSEJARAH! Hari ini, pada pertandingan terakhir League Play PMGC, tiga pemain Loops Esports masuk ke dalam reruntuhan gedung gereja, dan berkumpul di dekat pusat sebagai protes atas kepergian mantan kapten mereka “DadiN” dan juga masalah internal yang terjadi di dalam organisasi.”

“Caiowski, Gxlden, dan Federal mencatat sejarah hari ini dengan mengadakan protes pertama yang pernah dilakukan di sebuah kejuaraan dunia PUBG MOBILE. Sebelumnya tidak pernah ada protes selama pertandingan hingga hari ini. Carrilho tidak bergabung dengan rekan satu tim lainnya dan memilih memainkan permainan solo.”

“Pemain Loops Esports dieliminasi oleh pemain RRQ Athena dan tidak memberikan perlawanan, bahkan ada yang tidak memiliki senjata. Loops secara matematis tidak memiliki peluang untuk naik atau turun di klasemen. Loops akan tetap berada di posisi keenam di League Play PMGC. Para pemain memutuskan untuk menunjukkan dukungan mereka kepada mantan rekan satu tim mereka dengan melakukan sebuah protes.”

https://www.instagram.com/p/CJBhFuHnx16/

Seperti dikutip dari Talkesports, Dadin yang merupakan kapten Loops Esports harus berpisah dengan roster akibat kejadian buruk selama turnamen, meskipun alasan pasti dari tindakannya ini tidak disebutkan. Namun yang pasti, rekan satu tim lainnya tidak senang dengan keputusan yang diambil oleh organisasi. Akibatnya, tim harus bermain tanpa Dadin dan di hari terakhir League Play dan akhirnya melakukan protes.

BACA JUGA: Grand final PMGC 2020 dipastikan digelar offline di Dubai