PMGC 2023 League akan segera dimulai di mana Grup GREEN terlebih dahulu bertanding di awal bulan November mendatang.
Seperti yang telah kita ketahui, tahap Group Drawing atau penentuan Grup PMGC 2023 telah digelar di beberapa waktu sebelumnya. Seluruh tim, baik yang sudah diketahui, atau masih akan menyusul kemudian telah tergabung dalam grup masing-masing.
Persaingan di PMGC 2023 League atau babak Group Stage sangatlah penting. Babak Group menjadi penentu mereka akan melaju ke Main Event/Grand Final PMGC 2023 yang nantinya diadakan di Turki, Desember mendatang.

Indonesia mengirim 4 tim perwakilan yang terdiri atas Persija EVOS, Alter Ego Ares, MORPH GPX dan Bigetron Red Villains.
Para caster seperti Riantoro “Bro Pasta” Yogi dan Florian George “Wolfy” Bagas memberikan prediksi versi mereka sebelum PMGC 2023 League dimulai.
Seperti apakah prediksi mereka terhadap tim Indonesia yang nantinya akan bertanding di Group GREEN, Persija EVOS dan Alter Ego Ares?
Alter Ego Ares dan Persija EVOS sulit lalui Group GREEN PMGC 2023, menurut Wolfy

Dalam kanal YouTube Bro Pasta, Pasta dan Wolfy memberi respons terkait persaingan di Group GREEN PMGC 2023 League.
Pertama, Wolfy menilai bahwa dari hasil Group Drawing, Group GREEN merupakan Grup dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi.

“Ya kalau kita berbicara siapa (grup) yang paling sadis sudah jelas, GREEN. Terbaik dari yang terburuk, benar-benar mengerikan dan isi timnya ‘Tukang Pukul’ semua. Dari awal drawing, STE masuk ke sana, itu STE paling mengerikan lalu XERXIA, PJEV, AE, DX, A7, Loops, EU #1 masuk ke sana, Mad Bulls, MEA juara 1, STE, Agonxi8, TIANBA, PMJL 1 sama Special Invite 2. (Grup) GREEN sih sudah, sangat jago sekali,” ucap Wolfy.
Dengan tingkat persaingan yang demikian tinggi, Wolfy menilai hal itu menjadi tantangan di Grup GREEN bagi Alter Ego Ares dan Persija EVOS.
Khususnya Persija EVOS, menurut Wolfy dengan ketidakstabilan performa mereka menjadi penghambat langkah Sang Macan lolos ke jajaran top 3.
Pertama, Wolfy menilai peforma Persija EVOS dalam turnamen off-season sebelum PMGC 2023 dinilai tak begitu meyakinkan ditambah dengan hasil yang mereka raih di 2023 PMSL SEA Fall membuat dirinya tak begitu yakin akan kekuatan Sang Macan.
“Kalau PJEV jujur dari mereka main di Ruthless kemarin belum terlalu meyakinkan, PMSL up and down banget saya tidak terlalu yakin mereka masuk top 3. Tapi, kita tahu bahwa PJEV ini kalau sedang tampil bagus, bagus banget kalau jelek, jelek banget, itu bukan rahasia umum,”

“Jadi PJEV ini susah banget ditebak, itu pertama. Kalau di atas kertas, kalau lagi kuat itu ngeri banget tapi kalau mereka lagi underperform, underperform mereka salah satu yang terburuk di Indonesia,” tambah Wolfy.
“PJEV ini benar-benar tebakan yang liar banget tapi menurut saya sangat sulit mereka untuk masuk dalam jajaran top 3 yang langsung lolos di tahap awal,” tuturnya.
Alter Ego Ares di sisi lain, menurut Wolfy punya faktor X yang bisa menguntungkan Potato dkk bertarung di Group Stage.
Berkaca dari hasil 2023 PMSL SEA Fall, menurut Wolfy itulah yang menjadi pembeda Alter Ego dibanding Persija EVOS.
“AE di lain sisi, orang bohong kalau (mereka) menebak AE bakal juara ketika nonton Grand Final PMSL. Karena di 2 hari pertama, mereka seperti tidak bermain,” katanya.

“Orang yang bilang AE juara itu benar-benar cuma nebak asal-asalan lalu benar juara atau memang dia hardcore fans AE. Tapi kalau bukan fans AE, sekedar nonton tidak memilih AE menjadi juara namun di hari ke-3, mereka menunjukkan permainan yang belum ditunjukkan oleh tim mana pun, (performa) mereka gila mengejar poinnya,”
“AE di atas kertas, yes bisa kalau berbicara past performance mereka untuk top 3. AE entah mereka bisa juara grup atau (bernasib lain) lanjut dulu di Survival Stage,” pungkasnya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal lengkap PMGC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton