PMPL ID Fall 2022 week 1 telah berakhir pada Minggu, (24/7). 20 tim esports terbaik di Indonesia telah memberikan penampilan terbaik mereka di pekan pertama.

Semua tim tampak begitu bersaing keras satu sama lain, tidak ada yang mau kalah. Tak jarang banyak tim memberikan kejutan di week 1 ini. Mulai dari tim-tim underrated yang bercokol di papan atas klasemen hingga tim-tim populer yang cukup struggling.

Salah satu tim yang mencuri sorotan banyak pihak, adalah BOOM Esports. Hadir dengan beberapa nama baru seperti Yummy, Reizy dan Oktaa, membuat BOOM sukses membuat semua penggemar terheran dengan kualitas permainan mereka di week 1.



Seolah tak gentar menampilkan amunisi baru di PMPL ID Fall 2022, BOOM sukses menguasai klasemen sementara saat ini. Usai melakukan perombakan struktural dengan hadirnya Kent sebagai sosok pelatih BOOM Esports, kini tim ini layak diperhitungkan.

2022 PMPL ID FALL - BOOM Esports
BOOM Esports | Kredit: PUBG Mobile Indonesia (Instagram)

Bersama dengan sisa pemain dari lineup sebelumnya seperti Bobohoo dan juga Hexaz tim ini berhasil memadukan kekuatan pemain berpengalaman dengan pemain debutan. Pilihan Kent menghadirkan sejumlah amunisi baru sangatlah tepat.

Tidak hanya dihiasi oleh kehadiran pemain-pemain baru, ‘strategi baru’ BOOM Esports juga merupakan salah satu kunci penting ‘the beast’ menguasai week 1. Hal tersebut diakui oleh sang IGL, Boboho pada media interview PMPL ID Fall kepada ONE Esports.

Lantas, bagaimana pengaruh dari penerapan ‘strategi baru’ BOOM terhadap kesuksesan mereka berada di puncak klasemen PMPL ID Fall saat ini? Simak ulasan ONE Esports berikut ini.


Sukses kuasai klasemen PMPL ID Fall 2022, inilah strategi “Sapu Lidi” ala BOOM Esports

BOOM Esports - Bobohoo
Rusli “Bobohoo” Tan | Kredit: BOOM Esports (Instagram)

Menanggapi pertanyaan ONE Esports mengenai penerapan strategi baru BOOM Esports, Rusli “Bobohoo” Tan sebagai In-Game Leader dari BOOM mengakui jika hal tersebut adalah salah satu unsur penting yang telah disiapkan di PMPL ID Fall 2022 kali ini.

“Strategi baru kami ini mungkin bisa dikatakan menjadi faktor kunci permainan kami ya. Karena itu semua merupakan buah pemikiran dari pelatih juga. Jika dilihat strategi baru kami yang lebih seperti apa saja dilakukan bareng-bareng misalnya menyerang atau bertahan itu, mungkin dapat diibaratkan seperti sebuah sapu lidi,”

“Sapu lidi itu kan kalau hanya satu buah lidi saja tentu tidak ada kekuatannya. Tapi kalau lidi itu disatukan pasti akan menjadi lebih kuat, lebih sakit (jika digunakan untuk memukul). Jadi jika kami bermain bareng bareng itu rasanya semua masalah dari tim lain bisa lebih mudah diatasi,” ujarnya.



Sukses dengan strategi “sapu lidi”, Bobohoo pun mengakui jika mereka menggunakan strategi split dan menerapkan strategi terpisah diyakini akan menjadi kurang efektif. Mengingat, mereka juga memiliki keterbatasan skill dalam bermain.

“Jika kami bermain bareng-bareng seperti ‘sapu lidi’ tentunya fokus kami akan menjadi satu dan terarah berbeda kalau misalnya kami bermain terpisah. Keterbatasan skill kami menjadi alasan mengapa hal itu menjadi kurang efektif jika kami terapkan,” ungkap Bobohoo.


Andil Kent sebagai head coach BOOM Esports, dan dampak dari kehadiran Yummy, Reizy, Okta sebagai newcomer

Menanggapi Kent yang telah beralih menjadi head coach BOOM Esports, Bobohoo tetap mengapresiasi semua keputusan yang diambil oleh Kent. Ia juga menambahkan jika berbagai masukan dari Kent benar-benar membantu roster yang sekarang.

PUBG Mobile, BOOM Kent
Bintang “Kent” Sinaga | Kredit: Instagram/BOOM Esports

“Menjadi pelatih tim saat ini, itu sudah bulat keputusan dari Kent. Kami sebagai rekannya pasti tetap mendukung apapun pilihannya. Sebagai pelatih, dia cukup banyak membantu tim. Permainan kami menjadi lebih terstruktur, banyak strategi, evaluasi dan lainnya,”

“Bayangkan jika ia tidak ada, hal itu tentu menjadi sulit bagi kami. Evaluasi akan menjadi sulit, kami mulai menyalahkan (blaming) satu sama lain, alhasil jadi perpecahan dan trust issue,” sambungnya.


BOOM Esports
New amunition of BOOM Esports PUBG Mobile | Kredit: BOOM Esports (Instagram)

Di akhir, ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada rekan-rekannya yakni Yummy, Reizy dan Oktaa sang newcomer di tim BOOM Esports dan PMPL ID Fall 2022. Menurutnya, semangat juang mereka yang tinggi didukung dengan mental tak kenal takut adalah satu hal yang patut diapresiasi.

“Kalau untuk pemain baru di tim lain saya sih kurang tau ya, tapi untuk rekan setim saya Yummy, Reizy dan Oktaa itu saya apresiasi sekali semangatnya, hasrat untuk juara itu tinggi. Satu lagi mungkin sikap tidak kenal takut terhadap tim lainnya itu juga,”

“Mereka itu kalau misalnya ada tim lain di depan kita, tim siapapun itu mereka tidak kenal takut pokoknya hajar aja. Dan saya sangat menyukai hal itu,” pungkasnya.

BACA JUGA : AURA Esports bermain bagus karena hoki zona? Ini jawaban Jeixy