Gelaran PMGC 2023 (PUBG Mobile Global Championship) saat ini tengah berjalan di mana babak Group Stage sudah memasuki giliran Grup RED.
Pada pekan pertama PMGC 2023, Grup GREEN telah bertarung dan dua wakil Indonesia di sana, Alter Ego dan Persija EVOS belum lolos ke Grand Final.
Keduanya harus kembali mempersiapkan diri, untuk menghadapi babak Survival Stage dan Last Chance Stage mengadu nasib mereka ke Grand Final.

Dua dari tiga tim yang langsung lolos ke Grand Final, Alpha7 Esports dan Loops Esports di babak Group Stage tampil gemilang.
Tentunya, kedua tim Indonesia Alter Ego dan Persija EVOS perlu belajar dari keunggulan rival mereka asal Brasil tersebut.

Seperti apa pandangan mereka tentang keberhasilan tim Brasil? Apa yang harus dipelajari sebagai bekal di babak Survival Stage mendatang?
Hadapi Survival Stage PMGC 2023, AE Potato dan PJEV Zuxxy petik hal ini dari tim-tim Brasil

Dalam wawancara media bersama PUBG Mobile Indonesia, Sharfan “Potato” Shahman dari Alter Ego dan Made Bagas “Zuxxy” Pramudita dari Persija EVOS memberi respons tentang apa yang mereka pelajari dari Alpha7 dan Loops.
Sebagai dua tim yang menjadi pemuncak klasemen di akhir Group Stage, Alpha7 dan Loops memiliki satu karakteristik permainan yang sangat menarik.
Kekuatan tim-tim Brasil pun mungkin bisa ditiru dan dipelajari oleh tim lainnya untuk mereka menjalani babak Survival Stage dan Last Chance Stage.
Potato, menilai tim-tim Brasil memiliki kecakapan dalam segi teamfight dan eksekusi. Gaya main agresif yang diperlihatkan oleh Alpha7 dan Loops menjadi satu nilai plus mereka saat mendobrak serta memburu lawan di medan tempur.

“Menurut saya, teamfight dan (cara) eksekusi mereka itu benar-benar rapi dan sepadan lah. Dalam artian, mereka semua benar-benar menyatu 4 kepala jadi satu dan itu membuat mereka mampu mengambil keputusan dan gameplay-nya makin dapat lagi, (semua) karena teamfight dan eksekusi mereka rapi banget,” ucap Potato.
Di sisi lain, Zuxxy memiliki pandangan berbeda. Sebagai tim yang bisa dibilang tampil lebih baik, bahkan hampir lolos ke Grand Final, Zuxxy menilai bahwa tim-tim Brasil memiliki cara khusus saat mereka kembali bangkit di kala terpuruk.
Mentalitas merupakan satu faktor besar yang wajib dimiliki setiap tim dan pemain dalam setiap kompetisi yang mereka ikuti.

“Saya kira yang harus dipetik dari mereka itu, cara mereka bounce-back. Cara mereka untuk kembali lagi, (bangkit) walau setelah game (mereka dapat hasil) too-soon, mereka bisa balik lagi untuk mendapatkan poin maksimal,” tambah dia.
“Ya (belajar dari) mentalitas mereka,” tuturnya.
Apa yang diutarakan oleh Zuxxy dan Potato semua menjadi poin kekuatan tim-tim Brasil di babak Group Stage.
Kendati demikian, penting bagi mereka untuk menutup celah kekurangan yang ada. Mereka harus memperbaiki kesalahan dan berkembang di tahap berikutnya.
Semoga dengan apa yang mereka pelajari dari tim-tim Brasil itu, dapat menjadi kekuatan tim Alter Ego Ares dan Persija EVOS di Survival Stage PMGC 2023.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal lengkap PMGC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton