Persija EVOS berhasil menyusul Morph GPX ke Grand Final PMGC 2023 setelah babak Last Chance pada Minggu (26/11). Luxxy dkk mengukir sejarah baru di mana mereka kembali ke Grand Final PMGC usai satu tahun berlalu.
Kemenangan ini adalah hal yang sungguh luar biasa bagi para pemain Persija EVOS seperti Luxxy, Miseryy, Zuxxy, LINXX dan RedFace di mana sebagian dari mereka tahun lalu gugur di babak Group Stage serta Last Chance Stage.
Debut manis Apta Oscar “LINXX” Arden di PMGC 2023 juga berbuah manis seiring para staf pelatih Steven “S1NYO” Valerian serta Doni “La Flame” Saputra berhasil menunaikan tujuan mereka dari PMGC tahun sebelumnya.

Sayangnya, nasib Persija EVOS berbanding terbalik dengan wakil Indonesia lainnya, Bigetron Red Villains di mana mereka harus mengalami kegagalan.
Sempat bersama unggul mengamankan tempat di top 5 pada hari pertama (25/11), Bigetron Red Villains antiklimaks di hari terakhir.
| BERITA PMGC 2023 LAINNYA |
| Cara Persija EVOS curi sorotan di Last Chance PMGC 2023, tanpa WWCD! |
| Cara Bigetron Red Villains hadapi Last Chance PMGC 2023 |
| Alter Ego Ares akhiri langkah di PMGC 2023 |
Pembuktian ucapan Luxxy! Persija EVOS sukses rebut tiket Grand Final PMGC 2023

Walau memulai babak Last Chance dari posisi ke-15 tidak membuat Persija EVOS bermain dengan tekanan. Luxxy dkk menjadikan hal tersebut sebagai motivasi untuk membuktikan kualitas mereka dan mereka layak untuk lolos ke Grand Final.
Pada hari pertama, tanpa WWCD sekalipun Persija EVOS sukses mengamankan posisi ke-2 bersama FaZe Clan dan Team Queso sebagai top 3 teams.

Bigetron Red Villains di lain sisi mengemas 2 kali WWCD, dan berada di posisi ke-4. Tim-tim Indonesia di hari pertama memulai dengan sangat baik.

Memasuki hari kedua, nasib kurang baik mulai dirasakan oleh tim-tim Indonesia. Baik PJEV dan BTR mulai digempur tim-tim lainnya di bawah mereka.
Tentunya, tekanan yang semakin besar sangat berpengaruh kepada semua pemain dan tim tanpa pandang bulu.
Hingga match ke-4 belum ada perkembangan berarti dari Indonesia. Sementara itu tim-tim seperti Nigma Galaxy, DUKSAN, D`Xavier terus memanen poin dan WWCD.
Bigetron Red Villains sebenarnya masih punya asa di game ke-6. Sayangnya, Bigetron Red Villains tak bisa menahan gempuran dari berbagai lawan.
Persija EVOS dan DUKSAN menghimpit The Villains, membuat Uhigh (SuperBoy) tersisa seorang diri akan tetapi, akhirnya Uhigh juga tersingkir karena zona.

Pada last 4 teams yang bertahan, Persija mampu mengamankan diri hingga ke zona akhir dan IHC Esports mendapatkan WWCD penutup di Last Chance stage.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Jadwal lengkap PMGC 2023, format, hasil pertandingan dan cara menonton