Pak AP, selaku CEO dari team RRQ memilih untuk berbesar hati (legowo) menanggapi keputusan PUBG Mobile terkait kasus bug yang menimpa timnya.

Pria yang memiliki nama asli Andrian Pauline itu sebelumnya mengajukan banding, terkait apa yang telah dijatuhkan oleh pihak PUBG Mobile Indonesia.

Melalui sebuah unggahan video Instagram pada akun pribadinya, ia pun memberi tanggapan lanjutan terkait ajuan banding yang sebelumnya disampaikan.



Bahkan, pihak PUBG Mobile Indonesia telah mengeluarkan putusan yang cukup adil terkait imbas bug yang menimpa RRQ RYU serta VICTIM 365.



Lantas, bagaimana respon pak AP mengenai keputusan lanjutan yang telah diambil oleh pihak PUBG Mobile Indonesia?


Tanggapi hasil banding RRQ RYU, AP: “Kalau sudah diputuskan, yasudah, saya bisa apa..”

Dalam unggahan video melalui akun instagramnya, pak AP menanggapi hasil keputusan pihak PUBG Mobile Indonesia.

Ia menyatakan, setelah melihat bukti dari pihak PUBG Mobile Indonesia Ia hanya bisa tertawa saja. Beberapa staf pun ia akui telah menyampaikan permohonan maaf.

PUBG Mobile, RRQ RYU, Piala Presiden Esports 2021
Kredit: Instagram/PialaPresidenEsports

“Seperti yang telah saya katakan, kalau pihak PUBGM sudah memutuskan, saya bisa apa. Tetapi, setelah saya melihat bukti yang diberikan oleh pihak PUBGM, saya hanya bisa tertawa saja. Beberapa staf pun juga sudah memohon maaf atas masalah ini ke saya, karena RRQ RYU merasa dirugikan dalam situasi ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia pun menyatakan pihak R&D (Research&Development) PUBG Mobile Indonesia tetap menganggap tidak ada bug yang terjadi.



Pak AP pun hanya menanggapi dengan lapang dada, dan tidak mempermasalahkan lebih lanjut terkait respon dari pihak PUBG Mobile Indonesia.

“Kalau memang mereka berujar seperti itu, yasudah mau berkata apa lagi. Tapi satu yang perlu di ingat, RRQ RYU tetap merasa dirugikan. Mereka perlu melihat dengan lebih detail dan jeli, tetapi bila hasil keputusannya tidak sesuai dengan apa yang saya mau ataupun RRQ RYU mau, yasudah mau bagaimana,” sambungnya.

Kemudian, pak AP pun juga menyinggung beberapa hal terkait ucapan-ucapan netizen terkait kasus yang menimpa RRQ RYU.

Ia menyatakan rasa keprihatinannya terhadap situasi kisruh yang terjadi karena masalah yang menimpa RYU, terlebih sekarang adalah bulan suci Ramadhan.

“Saya juga ingin menanggapi serangan-serangan netizen atau pihak tertentu (atas masalah ini), saya sih sedih ya, prihatin karena ini juga bulan suci Ramadhan (puasa), mengapa harus sebegitunya, mengapa demikian emosional, tetap harus dijaga dong jangan nanti jadi batal puasanya,” ucap sang CEO.

Lalu, pak AP juga menyatakan ia tidak pernah bermaksud menyudutkan tim manapun (berkaitan dengan #KitaMinoritas) ia hanya berusaha mencari keadilan.

“Dalam video saya sebelumnya, saya tidak pernah menyebutkan tentang tim manapun, saya hanya mencari keadilan untuk tim saya,” ujarnya.

Pak AP juga menyatakan, Team RRQ menghormati semua keputusan akhir yang telah diambil oleh pihak PUBG Mobile Indonesia.

“Pada dasarnya saya akan tetap nurut, tunduk dan mengikuti apapun keputusan yang telah diambil oleh pihak PUBG Mobile Indonesia,” sambungnya.

Ia pun berharap semoga nantinya di Grand Final 2022 PMPL ID Spring, tidak ada lagi kejadian yang dilematis seperti ini dan tidak ada lagi yang dirugikan.

“Semoga nanti di Grand Final, tidak akan ada yang dirugikan lagi. Cukup sekian, semoga Grand Final berjalan dengan lancar,” pungkasnya.


Well, semoga dengan adanya kejadian ini pihak PUBG Mobile Indonesia semakin gencar untuk melakukan berbagai perbaikan bug ya teman-teman.

BACA JUGA : Babak baru Bigetron ACE: Akankah ‘ratu PUBGM’ semakin berjaya?